
Bola.net - Untuk kedua kalinya Mario Balotelli kembali ke Premier League, mulai musim ini ia dipastikan mengenakan jersey dengan warna merah kebanggaan Liverpool dengan nomor punggung 45.
Balotelli dikenal memiliki daya tarik yang luar biasa dengan berbagai macam tingkah lakunya yang kebanyakan kontroversial, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Masih muda, striker timnas Italia ini memiliki pengalaman tinggi bersama tiga klub besar Eropa, Inter Milan, Manchester City dan AC Milan, harus dihitung juga kontribusinya meraih treble bersama Nerazzurri musim 2009-10.
Dalam karier yang belum terlalu panjang tersebut Balotelli dilatih oleh banyak manajer-manajer hebat, dan inilah apa-apa yang disampaikan oleh mantan-mantan pelatih Balotelli. (uefa/dct)
Roberto Mancini

Saat itu ia seperti anak saya sendiri. Terkadang anda bisa marah padanya, namun ia adalah pemain yang menyenangkan.
(Mancini menjadi pelatih Balotelli di Inter 2007-08 dan Manchester City 2010-12).
Jose Mourinho

(Mou bekerja sama dengan Balotelli di Inter 2008-10).
Cesare Prandelli

Ia adalah orang yang baik tapi ia berada dalam dimensi kehidupan yang sangat jauh dari realita. Ia masih 24 tahun dan memiliki peluang yang dibangun dari pengalamannya.
(Prandelli adalah pelatih timnas Italia 2010-14).
Massimiliano Allegri

Ia adalah salah satu pesepakbola terbaik di dunia dalam posisinya - ia hanya butuh bermain lebih sering.
Ia memiliki potensi menjadi pemain kelas dunia tapi ia harus meningkatkan beberapa aspek pertandingannya dan ia harus melakukannya dengan cepat karena ia bukan lagi anak-anak.
(Allegri adalah arsitek AC Milan 2012-14).
Clarence Seedorf
Kariernya memang naik turun, ada tawa ada tangis, tapi itu normal. Ia manusia normal seperti kita semua.
(Seedorf juga sempat menangani AC Milan 2014).
Filippo Inzaghi
Ia adalah pemain hebat yang bisa membuat perbedaan di tim mana pun. Saya berbicara dengannya dan ia sangat termotivasi, ia bahkan meminta pelatih kebugaran saat liburan - itu menunjukkan betapa ia menjaga kariernya.
Saya mencoba menempatkannya dalam kondisi agar ia bisa menampilkan permainan terbaiknya, dan setelah itu tergantung padanya.
(Pippo adalah pelatih baru Milan 2014-15, ia tak benar-benar sempat menangani Balotelli)
Brendan Rodgers

Ia kembali untuk bermain lagi di Italia dan ia masih muda. Bila fokusnya tepat, konsentrasinya benar dan menjalani hidup layaknya pemain papan atas, ia bisa bermain di klub mana pun di dunia ini.
(Musim ini Rodgers akan menjadi pelatih Balotelli).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zabaleta Berharap Dapat Undian Mudah di Liga Champions
Liga Champions 27 Agustus 2014, 22:23
-
Galeri: Balotelli Berulah di Hari Ketiga Latihan di Liverpool
Open Play 27 Agustus 2014, 21:40
-
Jovetic Siap Lambungkan City di Liga Champions
Liga Champions 27 Agustus 2014, 10:53
-
Jovetic Tekad Bayar Lunas Kepercayaan Manchester City
Liga Inggris 27 Agustus 2014, 10:34
-
Agresivitas Aguero Ungguli Duo Striker Legendaris Premier League
Liga Inggris 27 Agustus 2014, 08:13
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
-
Prediksi Man City vs Aston Villa 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:45
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR