Bola.net - Bola.net - Tidak ada pekerjaan yang lebih sulit di dunia sepakbola daripada menjadi pelatih Real Madrid. Memberikan gelar belum tentu bisa menjamin terbebas dari pemecatan.
Dengan tekanan yang begitu berat, bongkar pasang pelatih di Santiago Bernabeu seperti sudah biasa terjadi. Bahkan Florentino Perez sudah memakai jasa 14 pelatih yang berbeda sejak mengambil alih jabatan presiden pada tahun 2009.
Beberapa pelatih kenamaan sudah sering keluar masuk Real Madrid. Beberapa diantaranya bahkan ada yang dipecat secara semena-mena. Siapa saja mereka? Berikut ini daftarnya.
Manuel Pellegrini

Manuel Pellegrini memiliki rasio kemenangan yang paling bagus dari semua pelatih Real Madrid pada milenium ini dengan catatan 75%. Namun, hal tersebut ternyata tidak menjamin pekerjaannya bisa bertahan lama di Santiago Bernabeu.
Pellegrini dipecat setelah hanya menukangi Madrid selama satu musim. Pria asal Chile itu tidak diberi kesempatan untuk memberikan gelar kepada Los Blancos dan digantikan Jose Mourinho. Pellegrini pun sempat mengkritik kebijakan transfer mantan klubnya itu.
"Saya tidak memiliki suara atau hak pilih di Madrid. Mereka mendatangkan pemain terbaik, tapi bukan pemain terbaik yang dibutuhkan dalam posisi tertentu. Tidak ada gunanya memainkan sebuah orkestra dengan 10 gitaris terbaik jika saya tidak memiliki seorang pianis," kata Pellegrini.
"Real Madrid memiliki gitaris terbaik, tetapi jika saya meminta mereka untuk bermain piano mereka tidak akan mampu melakukannya dengan baik. Dia [Perez] menjual pemain yang saya anggap penting. Kami tidak memenangkan Liga Champions karena kami tidak memiliki skuat yang terstruktur dengan benar untuk bisa menang."
Jupp Heynckes

Heynckes hanya menangani Real Madrid selama satu musim. Meskipun cukup singkat, ia mampu memberikan prestasi gemilang berupa trofi Liga Champions.
Namun, penampilan buruk di La Liga membuat Heynckes kehilangan pekerjaannya. Ia dipecat setelah hanya mampu membawa Los Blancos finis di peringkat empat.
Vicente Del Bosque

Del Bosque memenangkan trofi dua Liga Champions dan dua titel La Liga selama empat tahun di Real Madrid. Hal tersebut membuatnya sangat dicintai para fans.
Namun, perbedaan pendapat dengan manajemen klub membuatnya harus meninggalkan klub tahun 2003. Del Bosque angkat kaki dari Santiago Bernabeu sehari setelah ia memenangkan gelar La Liga dan seminggu setelah klub mendatangkan David Beckham.
Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan Real Madrid. Ia memenangkan trofi Liga Champions di musim pertamanya dan memberi empat piala selama dua tahun masa kepemimpinannya.
Meskipun begitu, Ancelotti ternyata juga tidak kebal dengan pemecatan. Perez mengambil "keputusan yang sangat sulit" untuk memecat Ancelotti setelah ia tidak memenangkan Liga Champions atau La Liga di musim keduanya.
Fabio Capello

5 Juli 2006 - 28 Juni 2007
Fabio Capello menangani Real Madrid dalam dua periode. Dalam masa kepemimpinannya, Don Fabio mampu memberikan dua gelar La Liga tapi juga harus merasakan dua kali dipecat.
Perbedaan pendapat dengan presiden Lorenzo Sanz membuat Capello harus angkat kaki pada tahun 1997. Sementara itu, gaya permainan membuat pelatih Italia itu kembali harus terdepak dari Santiago Bernabeu sepuluh tahun kemudian.
Bernd Schuster

Schuster menikmati kesuksesan dengan memenangkan trofi La Liga pada musim pertamanya di Real Madrid. Namun ia harus meninggalkan klub pada bulan Desember tahun yang sama.
Schuster memilih berhenti ketimbang dipecat setelah menyatakan timnya tidak memiliki peluang mengalahkan Barcelona asuhan Josep Guardiola. Schuster mendapat tekanan hebat dari Florentino Perez di musim keduanya.
Rafael Benitez

Raafel Benitez bukanlah pilihan populer di kalangan fans Real Madrid. Karirnya di Santiago Bernabeu pun cukup singkat setelah hanya berlangsung selama enam bulan.
Pelatih asal Spanyol itu mempunyai hubungan yang kurang harmonis dengan fans dan ia diberhentikan dari jabatannya setelah Madrid menuai beberapa hasil buruk. Kepergian Benitez memberikan jalan kepada Zinedine Zidane untuk menjadi pelatih Los Blancos selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casillas Kirim Salam Perpisahan untuk Arbeloa
Liga Spanyol 9 Mei 2016, 21:23
-
Tak Ada Lucas Vazquez di Final Liga Champions?
Liga Champions 9 Mei 2016, 21:20
-
Berharap Dipanggil Spanyol, Casillas Doakan Madrid Juara
Liga Spanyol 9 Mei 2016, 15:03
-
Salip Barca, Zidane Menaruh Harapan Pada Granada
Liga Spanyol 9 Mei 2016, 14:44
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR