Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
, Negeri Para Dewa, baru saja mendapatkan hak untuk tampil di putaran utama Piala Dunia 2014 setelah menyingkirkan dengan agreagat 4-2 dalam partai dua leg play-off zona Eropa. Namun, tahukah Anda bahwa di balik kesuksesan itu terdapat pula sebuah pelajaran tentang jiwa besar dan sportivitas?
Begini kisahnya.
Pada leg pertama, Yunani mengalahkan Rumania 3-1 di Athena. Kemenangan itu tak pelak membuat peluang Giorgos Karagounis dan kawan-kawan untuk lolos pun terbuka lebar.
Sebuah hasil yang sangat memuaskan setelah berjuang sekuat tenaga di atas arena. Padahal, kalau mau, Yunani sebenarnya bisa menang lebih telak dan dengan cara yang lebih mudah pula.
Dilansir harian setempat SportDay, sebelum laga di Karaiskakis Stadium, para ofisial Yunani menemukan sebuah kejanggalan - error lebih tepatnya - dalam daftar pemain Rumania. Berdasarkan peraturan FIFA, sebuah tim dengan skuat 23 orang wajib menyertakan tiga penjaga gawang di dalamnya. Di sinilah letak keteledoran Rumania.
Kemungkinan besar lalai akan peraturan tersebut, Rumania hanya membawa Bogdan Lobont dan Costel Pantilimon karena kiper utama Ciprian Tatarusanu, yang kemudian bermain di leg kedua, belum fit akibat baru pulih dari cedera. Dalam kondisi seperti ini, apa pun hasilnya, duel leg pertama tersebut pasti dianulir oleh FIFA dan Yunani diberi kemenangan otomatis 3-0.
Pihak Yunani paham bahwa itu bisa sangat menguntungkan. Namun, mereka justru bertindak sebaliknya.
Direktur tim Takis Fyssas, dengan sepengetahuan pelatih Fernando Santos, menghubungi ofisial Rumania dan memperingatkan mereka tentang error tersebut. Pihak Rumania pun langsung mengambil tindakan. Daripada memanggil kiper lain, mengingat terbatasnya waktu, Rumania 'menyulap' salah seorang pemain outfield-nya menjadi 'kiper ketiga' bersama Lobont serta Pantilimon.
Kenapa Yunani bertindak demikian? Masih menurut harian yang sama, Fyssas mengatakan: "Kami ingin lolos dengan menang di atas lapangan, bukan di atas kertas."
Pihak Rumania sangat menghargai hal tersebut. Setelah kalah 1-3 di Athena dan bermain imbang 1-1 pada leg kedua di Bucharest empat hari setelahnya, meski kecewa, Rumania pasti takkan ragu mengakui kekuatan sang lawan, yang sudah menyingkirkan mereka lewat dua pertarungan yang paling adil.
Pasukan Negeri Para Dewa melanjutkan langkah ke Brasil 2014. Jalan yang mereka tempuh pun bukan jalan sembarangan, melainkan jalur yang dihiasi jiwa besar, kerja keras serta sportivitas. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 22 November 2013, 20:38

-
Messi: Saya Berharap Raih Piala Dunia
Piala Dunia 22 November 2013, 18:50
-
Thuram Senang Sakho Ulang Prestasinya
Piala Dunia 22 November 2013, 15:27
-
Ancelotti Enggan Latih Azzurri
Piala Dunia 22 November 2013, 15:13
-
De Sanctis Enggan Jilat Ludah Sendiri Demi Azzurri
Piala Dunia 22 November 2013, 11:10
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR