
Bola.net - Klub-klub Liga Inggris sering membeli pemain-pemain dari Bundesliga. Akan tetapi, tidak semuanya bisa menemukan kesuksesan setelah pindah ke Inggris.
Pemain seperti Erling Haaland dan Kevin De Bruyne berhasil membuktikan kalau mereka bisa menaklukkan kerasnya Liga Inggris. Kedua pemain itu sekarang menjadi tulang punggung Manchester United.
Namun,tidak semua pemain yang berasal dari Bundesliga bisa bersinar setelah datang ke Liga Inggris. Salah satu contohnya adalah pemain Manchester United Jadon Sancho.
Sancho menunjukkan performa yang sangat mengesankan bersama Borussia Dortmund. Namun, kariernya kemudian meredup setelah pindah ke Old Trafford.
Namun, Sancho tidak sendirian. Masih banyak jebolan Bundesliga yang justru flop ketika bermain di Liga Inggris.
Berikut ini deretan pemain yang bersinar di Bundesliga dan meredup setelah pindah ke Inggris.
1. Timo Werner

Timo Werner tampil sangat tajam bersama RB Leipzig di bawah asuhan Julian Nagelsmann. Chelsea kemudian memboyong striker asal Jerman tersebut seharga 45 juta pounds.
Werner diharapkan bisa menyumbang banyak gol untuk Chelsea. Werner benar-benar kesulitan untuk menghasilkan performa terbaiknya selama berseragam The Blues.
Karier Werner di Stamdord Bridge hanya bertahan dua musim. Dia akhirnya kembali ke Leipzig dengan biaya yang jauh lebih murah.
2. Naby Keita

Naby Keita bermain di Jerman bersama RB Leipzig. Gelandang asal Guinea tersebut berkembang pesat di bawah asuhan Julian Nagelsmann.
Liverpool kemudian memboyong Kieta dengan harga mahal pada 2018. Sayangnya, Keita tak selalu menjadi pilihan utama di lini tengah The Reds karena sering mengalami cedera.
Setelah kontraknya habis, Keita meninggalkan Liverpoool pada musim panas 2023. Gelandang berusia 28 tahun tersebut kemudian kembali ke Jerman dengan bergabung Werder Bremen.
3. Kai Havertz

Kai Havertz tiba di Stamford Bridge dengan reputasi yang sangat baik. Dia merupakan salah satu talenta muda paling cemerlang di Jerman setelah tampil cemerlang di Bayer Leverkusen, Havertz
Havertz akan diingat sebagai penentu kemenangan Chelsea di final Liga Champions musim 2020/2021. Kendati demikian, Havertz secara keseluruhan belum mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama The Blues.
Setelah tiga musim, Chelsea akhirnya memutuskan berpisah dengan Havertz. Pemain asal Jerman tersebut dijual ke klub tetangga Arsenal pada bursa transfer musim panas ini.
4. Loris Karius

Loris Karius bergabung dengan Liverpool dari Mainz 05 pada tahun 2016. Pemain asal Jerman tersebut berhasil menggantikan Simon Mignolet sebagai kiper utama The Reds.
Namun, Karius terlihat sering melakukan blunder fatal selama bermain di Liverpool. Itu termasuk pada final Liga Champions melawan Real Madrid.
Alhasil, Karius dengan cepat kehilangan tempatnya di bawah mistar gawang Liverpool. Karier Karius di Anfield akhirnya tamat setelah Jurgen Klopp mendatangkan Alisson Becker.
5. Christian Pulisic

Christian Pulisic muncul sebagai bintang remaja sensasional di Borussia Dortmund. Chelsea kemudian mengeluarkan dana yang besar untuk memboyongnya ke Inggris pada 2019.
Pulisic tiba di Stamford Bridge sebagai pengganti Eden Hazard yang pindah ke Stamford Bridge. Namun, kariernya di Premier League tidak berjalan mulus.
Serangkaian cedera menghalangi Pulisic untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Setelah sering menjadi ban serep, Pulisic akhirnya dilepas ke AC Milan pada musim panas ini.
6. Jadon Sancho

Jadon Sancho tampil sangat produktif saat bermain bersama Borussia Dortmund. Setelah cukup lama mengejar sang pemain, Manchester United akhirnya berhasil mendatangkan Sancho.
Ditebus dengan harga mahal, Sancho belum mampu tampil apik secara konsisten untuk Manchester United. Tidak mengherankan kalau Sancho sering menjadi penghangat bangku cadangan.
Terbaru, Sancho terlibat perselisihan dengan manajer Erik Ten Hag. Kini masa depannya di Old Trafford tengah dipertanyakan.
7. Bastian Schweinsteiger

Bastian Schweinsteiger adalah salah satu gelandang terbaik Jerman. Dia punya koleksi delapan gelar Bundesliga, Liga Champions, hingga Piala Dunia.
Setelah bermain cukup lama di Bayern Munchen, Schweinsteiger mencoba tantangan baru bersama Manchester United pada 2015. Dia seharusnya bisa menambah kelas dan kualitas di lini tengah Setan Merah.
Akan tetapi, hal itu tidak terjadi karena Schweinsteiger sering mengalami cedera. Para penggemar Manchester United tidak pernah benar-benar melihat yang terbaik dari Schweinsteiger.
8. Henrikh Mkhitaryan

Henrikh Mkhitaryan tampil luar biasa pada musim terakhirnya bersama Borussia Dortmund. Dia mampu mencetak 11 gol dan 20 assist.
Hal itu membuat Mkhitaryan mendapatkan kesempatan pindah ke Manchester United. Namun, performanya selama berada di Old Trafford bisa dibilang tidak terlalu memuaskan.
Setelah gagal di Manchester United, Mkhitaryan juga tidak bisa menemukan kesuksesan di Arsenal. Namun, dia justru bisa menemukan kembali performa terbaiknya di Italia dengan AS Roma dan Inter Milan.
9. Shinji Kagawa

Shinji Kagawa menjadi pemain Jepang pertama yang berkostum Manchester United. Dia dibeli dari Borussia Dortmund pada tahun 2012.
Kagawa tampil cukup bagus pada musim perdananya di Old Trafford bersama Sir Alex Ferguson. Namun, dia hanya menjadi pemain pelapis setelah pergantian manajer ke David Moyes.
Setelah dua musim bermain untuk The Red Devils, Kagawa memutuskan untuk kembali ke Dortmund pada Agustus 2014. Dia mencatatkan 57 penampilan dan menyumbang 6 gol untuk MU.
Sumber: Give Me Sport
Baca Juga:
- 5 Pemain yang Paling Sering Masuk Nominasi Ballon d'Or, Cristiano Ronaldo Juaranya!
- 5 Pemain Top yang Tak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2023, Akhir Era Ronaldo?
- 5 Kandidat Peraih Ballon d'Or 2023, Lionel Messi Paling Favorit!
- 4 Pemain Portugal di Manchester City Sebelum Matheus Nunes
- 5 Calon Top Skor Liga Champions 2023/2024, Haaland Bersaing dengan Mbappe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Jeda Internasional, Manchester United Dapat Tambahan Amunisi di Lini Pertahanan?
Liga Inggris 7 September 2023, 22:34
-
Gelandang Muda Manchester United Ini Bakal Pindah ke Turki?
Liga Inggris 7 September 2023, 21:42
-
Tidak Beli Bek Tengah, Blunder Terbesar Erik Ten Hag di MU?
Liga Inggris 7 September 2023, 21:27
-
Rasmus Hojlund Bukan Erling Haaland! Jadi Jangan Terlalu Ngarep, Fans MU!
Liga Inggris 7 September 2023, 21:14
-
Legenda Arsenal: MU Juara Premire League? Gak Usah Ngimpi Deh!
Liga Inggris 7 September 2023, 21:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR