
Bola.net - Oleh: Yasa Febrianuswantoro
Perlahan, Inter mulai keluar dari jalur perebutan berbagai gelar musim ini, ditandai dua kekalahan telak beruntun Nerazzuri yang sekaligus meruntuhkan reputasi .Upaya Leonardo untuk bangkit dari kekalahan pada derby kota Milan hari Minggu lalu gagal meski Dejan Stankovic mengawali pertandingan dengan gol spektakulernya. Seharusnya gol ini menjadi stimulus bagi Inter untuk menjawab kekalahan 3-0 dari Milan.Inter tidak mengembangkan kolektivitas tim dari gol Stankovic. Permainan terbuka tetap dijalankan sepanjang pertandingan yang akhirnya berimbas pada hujan kritik pada strategi Leonardo yang sebelumnya mendapat pujian.Filosofi di balik strategi menyerang sang pelatih memang mengagumkan, sayangnya Inter kembali menggunakan taktik yang sama saat mereka dikalahkan Milan. Sebuah strategi yang patut diperdebatkan karena kemampuan bertahan Nerazzurri sangat mudah dibongkar dan penyerangan mereka mudah digagalkan.Schalke yang memiliki pola permainan terbuka sangat mendukung terciptanya banyak gol. Strategi ini mereka pilih karena lemahnya pertahanan tim, serta pergantian pelatih baru yang mengusung gaya berbeda ke dalam skuad Royal Blues.Meski sempat tertinggal dua gol, Schalke mampu memanfaatkan beberapa kesempatan yang mereka miliki dengan mengembangkan permainan sayap mereka untuk menyamakan kedudukan. Kemudian mereka mengejutkan La Beneamata pada paruh kedua dengan tiga gol beruntun. Kartu merah Cristian Chivu menandakan bagaimana frustasinya tim akibat mudahnya lini pertahanan mereka ditembus pasukan Schalke pada pertandingan ini.Sebelum pertandingan, pelatih asal Brazil menyebutkan bahwa mental timnya telah pulih dari kekalahan dari Milan, dan akan memasang tiga pemain di lini depan dengan alasan pasukannya bisa beradaptasi dengan formasi apapun. Anehnya, seusai pertandingan ia tidak membela kinerja tim yang menimbulkan kesan kekalahan tim akibat dari keangkuhannya. Hal ini memunculkan spekulasi dari akhir karirnya bersama Inter.Musim ini memang sedikit aneh bagi Inter, mungkin masih terlalu dini berpendapat karir Leonardo akan mulus, terlebih karirnya saat ini seperti menghantam tembok besar. Kita harus mengingat bagaimana buruknya pertahanan Inter sejak ditangani pelatih asal Brazil ini, kinerjanya membawa tim bertahan di papan atas mungkin satu-satunya alasan untuk mempertahankannya di Giuseppe Meazza.Leonardo, setelah berhasil membawa Inter lepas dari masalah di awal musim malah menciptakan masalah baru. Kekalahan lebih lanjut akan mempersulit karirnya di Nerazzurri. (foti/yasa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
REVIEW: Menyambut El Clasico di Semifinal Liga Champions
Editorial 8 April 2011, 20:54 -
Lima Gol Pukulan Telak Untuk Leonardo
Editorial 8 April 2011, 17:32 -
Ralf Rangnick: Profesor Sepakbola Jerman, Bundesliga, dan Schalke
Editorial 6 April 2011, 21:18 -
Sporting Gijon dan Mimpi Buruk Jose Mourinho di Spanyol
Editorial 4 April 2011, 19:23 -
Neymar, Bintang Muda Sekaligus Aset Masa Depan Selecao
Editorial 28 Maret 2011, 16:42
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR