
Bola.net - Setiap pemain berusaha tampil lebih baik dari musim sebelumnya. Beberapa bintang berhasil menunjukkan peningkatan drastis musim ini.
Ada yang musim lalu tampil biasa saja, tapi kini jadi sorotan utama. Performa mereka melonjak dan memberikan dampak besar bagi tim.
Peningkatan ini bisa datang dari berbagai faktor. Peran baru, kepercayaan pelatih, atau sekadar kerja keras di latihan.
Beberapa di antaranya bahkan sukses mengubah statusnya dari pemain pelapis menjadi bintang utama. Nama mereka kini diperhitungkan di Eropa.
Berikut lima pemain yang mengalami lonjakan performa paling signifikan musim ini. Siapa saja mereka? Simak ulasannya!
1. Mateo Retegui (Atalanta)

Atalanta merekrut Mateo Retegui dari Genoa seharga 28 juta euro. Awalnya, dia didatangkan untuk menggantikan Gianluca Scamacca yang cedera.
Namun, Retegui justru membawa Atalanta bersaing di perburuan Scudetto. Striker kelahiran Argentina itu telah mencetak 20 gol dalam 22 laga Serie A.
Musim lalu, Retegui hanya mencetak tujuh gol untuk Genoa. Kini, pemain 25 tahun itu jadi favorit peraih Capocannoniere.
2. Raphinha (Barcelona)

Raphinha sempat kesal melihat Nico Williams dirumorkan akan mengambil nomor punggung 11 miliknya. Barcelona saat itu ingin merekrut Williams, dan Raphinha disebut akan jadi korban transfer.
Namun, kegagalan mendatangkan Williams justru mengubah karier Raphinha. Winger Brasil itu kini jadi pemain kunci dan salah satu yang terbaik di Eropa.
Musim ini, Raphinha mencetak 24 gol dan 15 assist dalam 35 laga. Performa luar biasa ini bahkan menempatkannya dalam perbincangan Ballon d’Or.
3. Ryan Gravenberch (Liverpool)

Musim pertama Ryan Gravenberch di Liverpool tidak berjalan mulus. Ia hanya menjadi pemain pelapis dan jarang tampil sebagai starter.
Namun, kegagalan Liverpool merekrut Martin Zubimendi memberi Gravenberch peluang emas. Arne Slot mencoba menempatkannya sebagai gelandang bertahan, dan hasilnya luar biasa.
Kini, Gravenberch hampir selalu bermain di Premier League dan Liga Champions. Kemampuannya menguasai bola dan memenangkan duel membuatnya jadi kandidat jangka panjang untuk posisi nomor enam Liverpool.
4. Moise Kean (Fiorentina)

Moise Kean akhirnya mulai menunjukkan potensi besar yang dimilikinya. Setelah debut bersejarah di Juventus, kariernya sempat menurun di Everton dan saat kembali ke Turin.
Namun, kepindahan Kean ke Fiorentina pada musim panas lalu menjadi titik balik. Dibeli hanya seharga 13 juta euro, ia telah mencetak 19 gol dalam 28 pertandingan di semua kompetisi.
Kini, Kean menempati posisi kedua dalam daftar top skor Serie A. Di usia 24 tahun, ia berharap musim ini menjadi langkah awal untuk peran besar bersama timnas Italia.
5. Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain)

Musim ini bisa jadi momen terbaik dalam karier Ousmane Dembele. Selama ini, bakat besarnya sering terganggu oleh cedera.
Namun, kini Dembele sedang dalam performa terbaiknya. Setelah hanya mencetak enam gol musim lalu, Dembele sudah mengemas 21 gol dalam 27 laga untuk PSG.
Ia menjadi top skor Ligue 1 dan sukses mengisi kekosongan yang ditinggalkan kylian Mbappe. Bersama Bradley Barcola dan Khvicha Kvaratskhelia, PSG punya lini serang yang menakutkan di Eropa.
Sumber: The Football Faithful
Baca Juga:
- 5 Pesepak Bola yang Pensiun di 2025: Marcelo, Kjaer, dan Lainnya
- 5 Momen Jadon Sancho Secara Terang-Terangan Sindir Manchester United
- 5 Bintang Besar yang Meredup Setelah Tinggalkan Manchester United
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Besar Ballon d'Or Saat Lamine Yamal Lahir
- 4 Pemimpin Premier League yang Keok dari Klub Divisi Bawah di FA Cup, Liverpool Terbaru!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melesat Tajam! 5 Pemain dengan Performa Paling Meningkat di Eropa Musim Ini
Editorial 11 Februari 2025, 12:01
-
5 Pesepak Bola yang Pensiun di 2025: Marcelo, Kjaer, dan Lainnya
Editorial 11 Februari 2025, 11:44
-
5 Momen Jadon Sancho Secara Terang-Terangan Sindir Manchester United
Editorial 11 Februari 2025, 11:19
-
5 Bintang Besar yang Meredup Setelah Tinggalkan Manchester United
Editorial 10 Februari 2025, 14:59
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Besar Ballon d'Or Saat Lamine Yamal Lahir
Editorial 10 Februari 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR