
Bola.net - Selama menjadi pelatih Barcelona, Bayern Munchen dan Manchester City, Josep Guardiola telah memenangkan 10 gelar liga dalam 13 musim. Kini, Mikel Arteta bisa menghentikan Guardiola menambah jumlah gelarnya pada musim 2022-23.
Arsenal saat ini memang sedang berada dalam performa yang bagus. Mereka berada di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan delapan poin dari Manchester City.
Dalam sepanjang karier kepelatihannya, Guardiola menjadi juara liga dalam 10 musim. Tim-tim asuhannya finis sebagai runner-up dua kali dan finis ketiga sebanyak satu kali.
Dengan demikian, hanya ada empat pelatih yang mampu finis di atas Guardiola dalam ajang liga. Kini, Arteta punya kesempatan yang besar untuk bisa mengikuti jejak mereka pada musim ini.
Berikut ini empat pelatih yang mampu finis di atas Josep Guardiola dalam ajang liga.
Jose Mourinho – Real Madrid (2011-12)

Josep Guardiola berhasil memimpin Barcelona meraih gelar liga dalam tiga tahun pertamanya sebagai pelatih senior dari 2008 hingga 2011. Kesuksesan Guardiola itu kemudian dihentikan Jose Mourinho.
Setelah meraih treble winners bersama Inter Milan, Jose Mourinho tiba di Real Madrid pada tahun 2010. Namun, pria asal Portugal itu baru bisa membawa Los Blancos meraih juara La Liga pada musim keduanya di Santiago Bernabeu.
Ketika itu, Real Madrid menjadi tim pertama yang berhasil menjuarai liga dengan koleksi total 100 poin dan 121 gol dalam satu musim. Barcelona finis sembilan poin di belakang Los Blancos, meskipun Lionel Messi mencatatkan 50 gol di liga.
Antonio Conte – Chelsea (2016-17)

Josep Guardiola tiba di Manchester City pada musim panas 2016. Namun, musim debut Guardiola sangat mengecewakan karena dia gagal membawa timnya meraih juara.
Sementara itu, Chelsea keluar sebagai juara Premier League pada musim 2016-17. Tim asuhan Antonio Conte menjadi yang terbaik di liga dengan koleksi 91 poin.
Manchester City asuhan Guardiola hanya mampu finis di peringkat ketiga. Ketika itu, Sergio Aguero dan kolega tertinggal 15 angka dari Chelsea.
Mauricio Pochettino – Tottenham (2016-17)

Chelsea bukan satu-satunya tim yang mengungguli Manchester City pada musim pertama Josep Guardiola di Premier League. Musim 2016-17 merupakan satu-satunya musim di mana Guardiola finis di luar dua besar di liga mana pun.
Tottenham asuhan Mauricio Pochettino adalah tim yang berhasil finis sebagai runner-up di Premier League 2016-17. Mereka menjadi satu-satunya pesaing Chelsea dalam perebutan gelar liga.
Ketika itu, Harry Kane, Dele Alli, Son Heung-min dan Christian Eriksen mengemas total 69 gol dan 35 assist untuk Spurs. Manchester City finis ketiga dan tertinggal delapan poin di belakang tim asuhan Pochettino.
Jurgen Klopp – Liverpool (2019-20)

Jurgen Klopp tiba di Inggris delapan bulan sebelum Josep Guardiola. Pada musim penuh pertamanya sebagai manajer Liverpool, Klopp membawa mereka finis di urutan keempat Premier League.
Liverpool asuhan Klopp mampu mengumpulkan 97 poin pada musim 2018-19. Namun, mereka kalah satu poin di belakang Manchester City yang menjadi juara Premier League.
Klopp pada akhirnya berhasil menjadi juara Premier League pada musim 2019-20. Mereka unggul 18 poin dari Manchester City yang mengamankan peringkat kedua.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- Termasuk Cody Gakpo, 5 Penjualan Termahal dalam Sejarah PSV Eindhoven
- 4 Pemain MU yang Bakal Dijual demi Dapat Dana Transfer di Januari 2023
- 5 Pemain Belanda Termahal yang Dibeli Klub Premier League, Gakpo Posisi Berapa?
- 5 Pemain Murah yang Bisa Digaet Chelsea pada Januari 2023
- 4 Pemain yang Bisa Didatangkan Liverpool dengan Harga Miring pada Januari 2023
- 4 Pemain Murah yang Bisa Diboyong Manchester United pada Januari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Berikutnya? 4 Pelatih yang Mampu Finis di Atas Josep Guardiola
Editorial 4 Januari 2023, 15:14
-
Prediksi Skor Liga Inggris Minggu Ini: Ada Chelsea vs Man City
Liga Inggris 4 Januari 2023, 14:00
-
Hasil Lengkap Liga Inggris 2022-2023: Arsenal Ditahan, Man United Makin Ganas!
Liga Inggris 4 Januari 2023, 06:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, 3 - 6 Januari 2023
Liga Inggris 3 Januari 2023, 18:00
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR