Bola.net - Di masa silam, tepatnya era 1990-an, calcio alias persepakbolaan Italia pernah merasakan masa-masa keemasannya. Waktu itu, Serie A, kompetisi kasta tertinggi di Negeri Spaghetti, disesaki oleh sederet pemain bernomor punggung 10 yang kemampuannya sanggup menyihir para penonton, baik di lingkup lokal maupun internasional.
Para pemain yang di Italia biasanya dikenal dengan sebutan fantasista itu sungguh luar biasa. Liga Italia sendiri identik dengan sistem pertahanan tembok besi bernama Catenaccio. Namun dengan superioritasnya, para pemain nomor 10 itu hampir selalu sanggup membongkarnya.
Siapa sajakah mereka? Berikut lima di antaranya. (bola/gia)
Diego Maradona

Berkat magis Il Pibe de Oro, Napoli dua kali merajai Serie A, dua kali jadi runner-up serta merengkuh satu trofi UEFA Cup, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.
Waktu itu, Maradona nyaris tanpa tanding. Hanya pelanggaran satu-satunya cara untuk menghentikannya. Dengan skill tinggi dan mental juaranya, Maradona sanggup menempatkan Napoli di jajaran elit persepakbolaan Italia maupun Eropa.
Roberto Baggio

Bintang Italia yang pernah bermain untuk Internazionale (1998-2000) dan AC Milan (1995-1997) ini merasakan kesuksesan terbesar dalam kariernya ketika berseragam Juventus (1990-1995).
Namun, bersama Fiorentina lah (1985-1990) Il Divin' Codino merasa seperti berada di rumah sendiri. Waktu itu, dia bahkan berkata kalau darahnya selalu ungu, warna kebesaran La Viola.
Baggio dikenal memiliki kontrol bola, skill dan body balance di atas rata-rata. Dipadu kecepatan dan insting pembunuhnya, Baggio bisa mencetak 205 gol dalam 452 penampilan sepanjang berkarier di Serie A.
Alessandro Del Piero

Bersama Juventus, pemilik julukan Il Pinturicchio dengan kemampuan mumpuni dalam mengeksekusi bola-bola mati ini memenangi delapan Scudetto serta menjuarai Liga Champions pada tahun 1996.
Olah bola dan dribelnya luar biasa. Insting golnya jempolan dan dia juga sosok yang tak goyah meski dalam tekanan.
Salah satu hal paling diingat dari Del Piero adalah extra-time goal-nya dalam semifinal melawan Jerman yang berjasa melapangkan jalan Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
Sang raja rekor La Vecchia Signora meninggalkan Turin pada tahun 2012 untuk menikmati masa-masa terakhir kariernya di Australia.
Gianfranco Zola

Di Parma lah Zola menancapkan reputasi sebagai pemain kreatif dengan skill papan atas. Selama kurun waktu 1993-1996, Zola membuat nama Parma dikenal di kancah Eropa dengan menjuarai UEFA Super Cup 1993 dan UEFA Cup 1994/95.
Dia adalah salah satu jenius langka yang pernah dimiliki Italia.
Francesco Totti

Totti mengawali karier profesional di AS Roma pada tahun 1992 dan sampai sekarang pun dia masih setia memakai seragam La Maggica.
Totti adalah pemain loyal. Meski tim yang dikapteninya sejak 1998 ini hanya sekali meraih Scudetto (2000/01), dia tak pernah tergoda untuk hijrah ke klub lain yang lebih menjanjikan.
Selain setia, pemain Italia ini juga dikenal memiliki keunggulan teknik hebat. Pada tahun 2004 silam, Diego Maradona berkata: "Totti tahu bagaimana cara membuat rekan-rekannya tampil bagus dalam sebuah pertandingan. Bagi saya, dia lebih hebat daripada Zinedine Zidane. Dia adalah pemain terbaik di dunia."
Saat ini, Totti menempati peringkat dua daftar top scorer sepanjang masa Serie A dengan torehan 234 gol dalam 555 penampilan*.
*Akurat per 3 April 2014
Artikel Menarik Lainnya

Klik Juga:
- Duo Attaccante Maut Serie A Satu Dekade
- Capocannoniere Serie A Periode 2003-2013
- Banjir Gol Dalam Sejarah Serie A
- Deretan Rekor Transfer Dalam 'Ancaman' Vidal
- Senjata Terkuat Perempat Finalis UCL 2013/14
- Serba Pertama di Piala Dunia
- Brasil 2002, Kedigdayaan Sang Raja
- Saat Semua Tunduk di Bawah Kaki La Furia Roja
- Italia 2006, Menaklukkan Dunia di Tengah Prahara
- 8 Gol Backheel Terbaik Persepakbolaan Italia
- 14 Pemain Aktif Dengan Pengabdian Terlama
- Marika Fruscio, Tifosi Fanatik Napoli Paling Hot
- Kembar, Cantik, Seksi, Cules, Pengagum Messi
- Holly Peers, Model Hot Fans Manchester City
- Ines Sainz, Jurnalis Hot Meksiko di Brasil 2014
- WAGs Jelita Jerman dan Piala Dunia 2014
- WAGs Brasil, Tuan Rumah Piala Dunia 2014
- WAGs Espana Menatap Piala Dunia 2014
- Brasil 2014 dan Pancaran Pesona WAGs Italia
- Mariana Diarco, Fans Molek River Plate
- Sandra Valencia, Fans Seksi Timnas Kolombia
- Flashback: Pesona Hawa di Afrika Selatan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Bangga Juve Jadi Satu-Satunya Wakil Italia di Eropa
Liga Eropa UEFA 3 April 2014, 23:40
-
Juventus Tolak Tawaran Pertukaran Cavani - Pogba
Liga Champions 3 April 2014, 20:35
-
Nomor 10 Superior Dalam Sejarah Calcio
Editorial 3 April 2014, 17:05
-
Liga Italia 3 April 2014, 15:12

-
Siap Lepas Pogba, Juve Intai Hamsik
Liga Italia 3 April 2014, 14:58
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR