Bola.net - Bola.net - Katalunya atau Katalan adalah satu bagian wilayah di Spanyol dengan luas sekitar 32.114 kilometer persegi. Inilah rumah dari dua klub peserta La Liga, FC Barcelona dan RCD Espanyol. Selain berkompetisi di La Liga, keduanya punya komitmen untuk membangun dunia kulit bundar Spanyol dengan membuka akademi sepakbola sejak dini.
Ya, klub-klub Katalunya memang dikenal sebagai pencetak sepakbola yang handal. Ada sebagian klub yang menganggap bahwa prestasi adalah ketika pemain lulusannya mampu menjadi bintang lapangan hijau.
Dari sekian banyak akademi sepakbola di Katalunya, dua yang menonjol adalah La Masia, milik Barcelona dan RCD Espanyol. Nama terakhir cukup dikenal oleh publik bola Indonesia mengingat dua pemain negara ini, yaitu Evan Dimas dan Arthur Irawan pernah menimba ilmu di sana.
Dari akademi-akademi bola di Katalunya, terciptalah para pemain kelas dunia. Bahkan beberapa di antaranya pasti sudah sangat Anda kenal. Siapa saja mereka?
Lionel Messi
Siapa yang tak kenal dengan Lio? Pemain asal Argentina ini sejak kecil sudah digembleng oleh akademi La Masia. Hasilnya? Seorang bintang yang telah menjadi legenda, bahkan ketika ia masih aktif bermain bola. Sudah banyak torehan rekor dan sejarah yang telah diciptakan oleh pemain berjuluk La Pulga ini dan dia masih jauh dari masa pensiun sebagai pemain sepakbola.
Raul Tamudo
Dari akademi tetangga, ada nama Raul Tamudo. Seorang ikon bagi Espanyol. Selama hampir satu dekade dirinya dipercaya sebagai kapten untuk Blanquiazules. Tercatat, ia telah memperkuat klub tersebut hingga 340 game dengan 129 gol. Sebuah teladan yang tepat bagi siapa pun yang belajar sepakbola di akademi Espanyol.
Pep Guardiola
Sebelum sukses menjadi pelatih dengan banyak gelar bersama raksasa-raksasa Eropa, Pep Guardiola adalah andalan bagi lini tengah FC Barca. Sama seperti kebanyakan pemain Blaugrana, Guardiola adalah jebolan La Masia dan meniti karier sejak Barcelona C, Barcelona B, hingga skuad inti Barcelona.
Xavi Hernandez
Bagi FC Barca, Xavi adalah segalanya. Mereka begitu kehilangan saat jenderal lapangan tengah ini memutuskan untuk mengasingkan diri ke Liga Qatar bersama Al Sadd. Sejak tahun 1991, Xavi menggembleng diri bersama FC Barcelona. Rasa optimisme yang dibarengi dengan visi bermain yang luar biasa membuat dirinya menjadi seorang role model bagi murid-murid di akademi La Masia.
Joan Capdevilla
Joan Capdevilla adalah salah satu contoh sukses produk akademi sepakbola RCD Espanyol. Ia memulai debut bersama skuad utama di tahun 1998. Pemain dengan posisi sayap kiri ini termasuk tajam dengan total 517 laga dan 43 gol di sepanjang kariernya.
Bicara soal akademi sepakbola, Giant Supermarket dan RCD Espanyol membuka kesempatan pendidikan bola gratis selama setahun untuk anak-anak Indonesia berusia 14 sampai 19 tahun lewat program “Jagoan Bola Giant untuk Indonesia.”
Program yang bergandengan dengan PT Football Momentum Asia (Nine Sport Inc) sebagai penyelenggara ini juga mendapat dukungan dari Persija Jakarta, Timnas U-19 Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta PSSI.
Lewat proses seleksi di lima kota, yaitu Palembang, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Jakarta sepanjang bulan September, nantinya akan terpilih dua talenta muda terbaik untuk digembleng di akademi sepakbola Espanyol. Salah satu syaratnya adalah dengan berbelanja di Giant Supermarket dengan nominal yang ditentukan untuk mendapatkan kesempatan mendaftarkan diri atau anak sebagai peserta.
Jangan sampai melewatkan kesempatan emas buat menimba ilmu di Catalunya, Spanyol, ini ya! Info lebih lengkap, langsung klik di sini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Nonton Final MotoGP Gratis di Sepang? Begini Lho Caranya!
Editorial 21 Juli 2017, 12:33
-
Pemain Berbakat yang Lahir dari Klub Katalunya
Editorial 21 Juli 2017, 00:01
-
Setelah Evan Dimas, Espanyol Cari Bakat Muda Lagi dari Indonesia
Editorial 20 Juli 2017, 00:01
-
Persiapan Espanyol Hadapi Persija dan Timnas U-19
Editorial 19 Juli 2017, 00:01
-
Jadi Pemain Bola Klub Catalunya Kini di Depan Mata, Ini Caranya!
Editorial 18 Juli 2017, 00:01
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR