
Bola.net - Chelsea melakukan perombakan besar di bursa transfer musim panas kemarin. Mereka mendatangkan banyak pemain untuk menjadi penantang gelar Premier League musim ini.
Setelah kalah 2-0 dari juara bertahan Liverpool, Chelsea sempat tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan di Premier League. Hal itu membuat mereka merangsek ke papan atas
Namun, setelah itu performa Chelsea terlihat menurun drastis. Mereka menelan empat kekalahan dari enam pertandingan berikutnya di liga.
Terbaru, mereka takluk 1-3 dari Manchester City di Stamford Bridge. Alhasil, The Blues sekarang turun ke posisi kesembilan di Premier League 2020-21.
Penurunan performa Chelsea ini banyak kaitannya dengan penampilan para pemainnya. Sebagian dari mereka gagal menunjukkan performa yang konsisten.
Berikut ini lima pemain Chelsea yang sebagian besar gagal tampil mengesankan pada musim ini.
N'Golo Kante

N'Golo Kante telah menjadi salah satu pemain paling menonjol untuk Chelsea sejak tiba dari Leicester City empat tahun lalu.
Namun, pemain Prancis itu kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Itu berdampak pada penampilan Chelsea, terutama di Premier League.
Kante sering terlihat tampil buruk pada musim ini. Salah satunya saat Chelsea menelan kekalahan dari Manchester City di Stamford Bridge.
Mateo Kovacic

Mateo Kovacic sebagian besar gagal menerangi Stamford Bridge dengan penampilannya sejak kedatangannya dari Real Madrid dua tahun lalu.
Gelandang berusia 26 tahun itu hanya mencatatkan dua gol dan tujuh assist dalam lebih dari 100 pertandingan untuk Chelsea di semua kompetisi. Pada musim ini dia baru mengemas dua assist dalam 20 pertandingan.
Meski menjadi pemain terbaik Chelsea musim lalu, Kovacic kesulitan dalam formasi 4-3-3 ala Frank Lampard musim ini. Karena pemain internasional Kroasia itu bukan pemain nomor delapan klasik atau pemain bertahan nomor enam.
Cesar Azpilicueta

Cesar Azpilicueta adalah pemain dengan servis terlama di tim Chelsea saat ini. Namun, dia tidak menunjukkan penampilan yang bagus di klub belakangan ini.
Azpilicueta hanya bermain delapan kali di Premier League musim ini setelah terlibat dalam 36 penampilan di musim lalu. Cedera dan penurunan performa membuat pemain berusia 31 tahun itu tidak lagi menjadi starter di Chelsea.
Pemain asal Spanyol itu masih menjadi kapten klub untuk saat ini. Namun, kemunculan pemain akademi Reece James membuat Azpilicueta harus berada di bangku cadangan.
Timo Werner

Timo Werner mencetak banyak gol untuk RB Leipzig. Namun, ia kesulitan menunjukkan ketajamannya sejak pindah ke Chelsea di musim panas.
Striker berusia 24 tahun itu hanya mencatatkan empat gol dalam 17 pertandingan Premier League. Dia gagal mencetak gol dalam 12 pertandingan terakhirnya di kompetisi tersebut.
Ini adalah puasa gol terlama dalam sepanjang karier Werner. Hal tersebut bertepatan dengan penurunan performa Chelsea.
Kai Havertz

Setelah tampil mengesankan di Bayer Leverkusen, Kai Havertz bergabung dengan Chelsea di musim panas. Namun, pemain asal Jerman itu belakangan ini sering mendapat kritik karena penampilannya.
Sama seperti rekan senegaranya Timo Werner, Havertz masih kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Sang pemain baru mencetak empat gol dalam 21 pertandingan di semua kompetisi untuk Chelsea.
Frank Lampard selama ini memainkan Havertz tidak diposisi aslinya. Hal itulah mungkin yang membuat penggemar The Blues belum melihat yang terbaik dari Havertz.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sikut Manchester United, Chelsea Ramaikan Perburuan Moises Caicedo
Liga Inggris 6 Januari 2021, 18:40
-
Diincar Juventus, Olivier Giroud Isyaratkan Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 6 Januari 2021, 16:50
-
Chelsea Hampir Pilih Thomas Tuchel Sebagai Manajer pada 2017 Lalu, Kok Batal?
Bundesliga 6 Januari 2021, 15:20
-
Mau Sukses? Chelsea Sebaiknya Berhenti Membeli Pemain dan Ikuti Liverpool
Liga Inggris 6 Januari 2021, 12:34
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR