Bola.net - Oleh: Dimas Ardi
mampu mengalahkan Swedia dengan cara yang dramatis. Mereka mampu mempu mengejar ketertinggalan mereka dan berbalik unggul melalui gol Theo Walcott dan Danny Welbeck. Kemenangan itu juga menandakan kemenangan pertama Inggris atas Swedia di pertandingan resmi.
Namun, walaupun menang, bukan berarti mereka akan langsung menjadi tim yang diunggulkan untuk dapat melaju hingga partai final. Kemenangan dramatis itu membuktikan bahwa tim Inggris masih memiliki masalah serius yang harus diperhatikan jika mereka tidak ingin tersingkir dari turnamen Euro ini.
Beruntung, tim ini juga mampu menyuguhkan banyak hal positif. Untuk pertama kalinya, The Three Lions menyerang dengan rasa penuh percaya diri, mengusik barisan pertahanan Swedia dari awal hingga akhir. Para winger tampil berbahaya, contohnya Ashley Young yang menyiksa para pemain-pemain Swedia dengan kecepatannya berlari sekaligus menciptakan ruang tembak bagi rekan-rekannya.
Tapi, yang terpenting dari semuanya adalah, tim Inggris mulai menemukan ritme yang pas dalam menyerang. Para gelandang dan striker mampu berbuat lebih banyak bagi tim ini daripada pertandingan pertama mereka saat melawan Prancis.
Duo penyerang Andy Carroll dan Danny Wellbeck mampu bersinar, begitu juga Theo Walcott, walaupun dia masuk sebagai pemain pengganti. Jika tim ini mampu mempertahankan performanya seperti semalam, mereka akan menjadi lawan yang susah dihadapi oleh tim manapun.
Namun, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tim ini juga memiliki masalah yang cukup serius.
Swedia memiliki banyak peluang emas di partai tersebut. Ini disebabkan oleh sistim bertahan tim Inggris yang cukup buruk. Memang, Zlatan Ibrahimovic tak mampu berbuat banyak menghadapi para bek Inggris, namun, dia masih mampu menghadirkan beberapa ancaman bagi gawang Joe Hart, terutama lewat tendangan-tendangan kerasnya.
Barisan gelandang The Three Lions memang mampu tampil lebih baik, tapi performa bertahan mereka masih jauh dari harapan. Swedia mampu beraksi dengan cukup leluasa melalui sektor ini. Tapi, yang menjadi kekhawatiran utama adalah, cara mereka bertahan menghadapi situasi bola-bola mati. Masalah ini sepertinya selalu menjadi langganan bagi tim Inggris.
Jika gol pertama memang terjadi karena kemelut di depan gawang setelah tendangan bebas Ibra berkeliaran bebas di area kotak penalti, gol kedua Swedia bisa disebut bencana! Swedia mendapatkan tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti, dan barisan pertahanan Inggris gagal menjaga pergerakan Olof Mellberg.
Mellberg menyundul bola ke gawang Joe Hart tanpa ada satupun pemain Inggris yang menempelnya dengan ketat. Momen itu jelas menyulitkan sang pelatih, Roy Hodgson, terutama karena di titik itulah, Inggris jelas kehilangan kontrol pertandingan.
Inkonsistensi dalam bertahan adalah salah satu cara yang dapat membuat mereka tersingkir dari turnamen ini. Tim Inggris sebaiknya segera sadar, bahwa level permainan Swedia masih di bawah tim-tim macam Spanyol, Jerman atau bahkan Rusia. Tim-tim itu akan mengoyak pertahanan Inggris saat Inggris mulai kehilangan fokus seperti yang terjadi di babak kedua pertandingan semalam.
Jika Inggris ingin lolos dari babak penyisihan grup ini, Hodgson harus terus melatih tim ini bagaimana cara bertahan yang solid, baik dari skema permainan terbuka maupun dari situasi bola-bola mati. Hal ini benar-benar sebuah masalah yang serius bagi Inggris, dan harus segera dibenahi.
Namun, usaha The Three Lions tidak akan sia-sia. Pemain bertahan mereka masih bisa berkembang lagi, dan dengan barisan penyerang yang Inggris miliki, tim ini akan selalu menghadirkan ancaman bagi tim manapun. Tim ini menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa ketika mengejar ketertinggalannya dari Swedia.
Tak banyak tim lain yang mampu melakukan hal tersebut. Mental seperti itulah yang akan membantu mereka dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Tapi sekali lagi jangan salah menilai bahwa kemenangan Inggris kemarin akan membawa tim tersebut berbicara banyak di turnamen ini. Masih sangat banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar mereka dapat melaju terus ke babak selanjutnya. (ble/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Walcott: Ini Adalah Penantian Yang Lama
Piala Eropa 16 Juni 2012, 23:40
-
Tim Inggris Masih Menyimpan Sejumlah Masalah
Editorial 16 Juni 2012, 22:11 -
Editorial 16 Juni 2012, 22:07
-
Tak Hafal Lagu Kebangsaan, Pemain Timnas Rusia Dikecam
Bolatainment 16 Juni 2012, 22:00
-
Portugal Manjakan Ronaldo Dengan Bodyguard dan Kamar Mewah
Bolatainment 16 Juni 2012, 21:36
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR