
Bola.net - - Butuh waktu 11 tahun bagi PSS Sleman untuk kembali ke kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia. Mulai musim ini, Elang Jawa kembali menyandang status elite bersama 17 tim lainnya yang akan bertarung di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan di Indosiar.
PSS Sleman lolos ke Liga 1 2019 dengan meyakinkan dengan merebut gelar juara Liga 2. Rangga Muslim dan kawan-kawan menatap musim baru dengan keyakinan tinggi.
Untuk Liga 1 2019, PSS didapuk membuka kompetisi dengan menjamu Arema FC pada Rabu (15/5). Pertandingan yang akan disiarkan Indosiar tersebut bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dilansir Bola.com, berikut tiga fakta menarik tentang mereka.
Scroll terus ke bawah.
Stadion Mengagumkan
Stadion Maguwoharjo yang menjadi kandang PSS Sleman memiliki daya magis tersendiri. Didirikan pada tahun 2005, Maguwoharjo memiliki bangunan seperti markas duo Milan, yaitu Giuseppe Meazza.
Stadion ini dibangun nyaris menyerupai markas Inter maupun AC Milan dengan bentuknya yang persegi, dengan ciri khas bangunan spiral di setiap sudut stadion. Stadion Maguwoharjo memiliki kapasitas lebih dari 30 ribu penonton.
Stadion ini menjadi pelopor stadion modern di Indonesia dari segi bentuk bangunan. Terutama posisi tribune yang dekat dengan lapangan yang tak ada lintasan lari yang menjadikan Maguwoharjo layaknya markas tim-tim di Eropa.
Maguwoharjo juga dilengkapi dengan jenis rumput zoysia matrelia linmer. Kemudian daya penerangan mencapai 1.200 luks (144 buah), serta papan skor elektronik. Untuk infrastruktur, PSS sudah aman di Liga 1.
Suporter Fanatik dan Loyal

PSS Sleman memiliki suporter yang sangat fanatik dan loyal, yakni Slemania dan Brigata Curva Sud. Mereka seperti nyawa bagi Elang Jawa, baik dalam laga kandang maupun tandang.
Slemania menjasi basis suporter terbesar PSS Sleman sejak awal tahun 2000. Kini, ada BCS yang membuat dukungan untuk tim semakin besar.
BCS awalnya dibentuk oleh lima komunitas suporter PSS pada 2010, dengan mengadopsi kultur suporter Italia. Nama BCS berasal dari bahasa Italia. Artinya, brigade tribune selatan.
Penggunaan bahasa itu terinspirasi ideologi ultras Italia yang terbiasa meneriakkan yel-yel, menyanyi, membuat koreografi, hingga atraksi teatrikal sepanjang pertandingan.
Istilah-istilah dunia suporter Italia begitu kental pada BCS ketika bernyanyi atau meneriakkan yel-yel, seperti Vinci per noi, Siamo noi, hingga Bianco Verde, dan Ale.
Pada Februari 2017, BCS dinobatkan sebagai suporter ultras terbaik di Asia oleh sebuah situs digital pecinta sepak bola dunia. BCS berhasil menyisihkan empat suporter lainnya dari Jepang (Urawa Boys), Korea Selatan (Frente Tricolor), Malaysia (Boys of Straits), dan India (Bangal Brigade).
BCS dikenal memiliki semboyan No Leader Just Together. Meski tak ada pemimpin, bukan berarti tak ada aturan.
BCS menerapkan aturan ketat bagi anggotanya. Dari wajib bersepatu, beratribut serba hitam, dilarang meniup terompet, sampai harus berdiri sepanjang pertandingan. Suporter BCS juga wajib membeli tiket pertandingan.
CEO Baru
PSS punya Chief Executive Officer (CEO) baru, yaitu Viola Kurniawati, wanita yang pernah menjadi Media Officer Persija Jakarta, Departemen Kompetisi PSSI hingga Executive Assistant & Legal Manager PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1.
Viola menggantikan figur Soekono, yang mengundurkan diri lantaran suatu sebab. Viola dianggap sebagai sosok yang paling layak untuk menjabat CEO PSS.
"Betul, saya sudah tidak lagi menjabat CEO PSS. Beliau (Viola Kurniawati) yang menggantikan posisi saya. Alasannya karena beliau lebih tahu soal sepak bola. Biarlah, saya mundur dan duduk di jajaran komisaris PT untuk mengawasi kinerjanya," papar Soekono.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan PSS Sleman vs Arema FC: Skor 3-1
Bola Indonesia 15 Mei 2019, 23:21
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Lewandowski, Capres Barcelona Sarankan Nama Bomber Maut Bayern
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 22 Februari 2026, 08:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 08:16
-
Setelah dari Manchester United, Casemiro Bakal Main Bareng Lionel Messi?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:58
-
Legenda Man United Kritik Aura Arne Slot, Begini Respons Pelatih Liverpool
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:39
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR