Bola.net - - Persija Jakarta masih belum menunjukkan performa yang memuaskan selama kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar bergulir. Macan Kemayoran belum meraih kemenangan dalam dua laga pertama kendati berhasil mencetak gol lebih dulu.
Mengawali pekan pertama Liga 1 2019 menghadapi Barito Putera, Persija Jakarta bermain bagus. Buktinya, Macan Kemayoran berhasil mencetak gol lebih dulu via Marko Simic di menit ke-37. Usai unggul, Ismed Sofyan dkk masih menguasai permainan. Sejumlah peluang pun tercipta.
Namun, penyelesaian akhir Persija parah. Berbagai kesempatan yang didapatkan terbuang percuma. Kemenangan di depan mata Macan Kemayoran pun terenggut setelah gawang mereka dibobol Rafael Silva delapan menit sebelum pertandingan usai.
Bermodalkan satu poin, Persija menantang PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2019. Seperti biasa, Macan Kemayoran dominan. Ryuji Prabowo membawa tim ibu kota memimpin pada menit ke-37.
Permasalahan Persija Jakarta kembali muncul. Ketika sudah unggul, Macan Kemayoran lengah dan kebobolan dua gol lewat Hari Nur Yulianto dalam kurun waktu dua menit.
Persija pun kalah setelah unggul lebih dulu. Masalah yang paling kentara dalam permainan Macan Kemayoran adalah buruknya penyelesaian akhir. Tercatat ketika menghadapi PSIS, sembilan tendangan mengarah ke gawang kiper Jandia Eka Putra, namun hanya satu yang berbuah gol.
Persija Jakarta kini berada di peringkat 12 dengan satu poin dari dua laga pertama mereka. Berikut ini tiga pangkal permasalahan Macan Kemayoran di Liga 1 2019 sejauh ini:
Bruno Matos Belum Efektif

Bruno Matos dikembalikan ke posisi aslinya seiring kepulangan Marko Simic ke Persija. Matos sebagai gelandang serang, dengan Simic menjadi penyerang tengah.
Selama Simic absen, Matos sering didapuk sebagai bomber palsu atau false nine. Terbukti, gelandang berusia 28 tahun itu mengemas 15 gol di Piala Indonesia 2018, Piala Presiden 2019, dan Piala AFC 2019.
Kembalinya Simic dan ketajaman Matos walau berposisi sebagai gelandang membuat pembendaharaan gol Persija diyakini akan terjamin. Akan tetapi pada kenyataannya kedua pemain itu masih belum saling mengerti satu sama lain.
Memantau dua penampilan Matos di Liga 1 2019, pemain asal Brasil itu masih merasa sebagai juru gedor Persija dibanding pelayan untuk Simic. Alhasil, peran kedua pemain seperti bentrok dan Simic tak mendapatkan suplai dari Matos.
Pemain Menua dan Cedera

Persija juga dipermasalahkan dengan cederanya Rezaldi Hehanussa. Bek berusia 24 itu baru akan bermain pada putaran kedua Liga 1 2019.
Pelapis Rezaldi, Dany Saputra pun rentan cedera. Pengganti satunya lagi, Tony Sucipto, sudah tidak muda. Begitu pula pada tiga pemain Macan Kemayoran lain yang mulai termakan umur.
Persija masih sering mengandalkan Ismed Sofyan (39 tahun) dan Maman Abdurrahman (37 tahun) sebagai pilar lini belakang. Tentu saja, keduanya kerap kalah bertarung dengan pemain yang lebih segar meski harus diakui keduanya merupakan pemain penting saat Persija sukses meraih gelar juara Piala Presiden dan Liga 1 2018.
Selain keduanya, Persija masih punya Bambang Pamungkas (38 tahun) dan Steven Paulle (33 tahun) dalam skuatnya saat ini.
Ivan Kolev Miskin Taktik

Ivan Kolev menjadi sorotan tajam pendukung Persija, The Jakmania. Sebelum tampil di Liga 1 2019, posisinya mulai tak aman. Macan Kemayoran pernah menelan lima kekalahan beruntun.
Kini, kursi pelatih Kolev mulai digoyang. Arsitek asal Bulgaria itu dianggap miskin taktik. Buktinya ketika Persija unggul lebih dulu saat melawan Barito Putera dan PSIS, Macan Kemayoran malah gagal meraih poin penuh.
Kolev masih menganut pakem 4-3-3 peninggalan pelatih Persija terdahulu, Stefano Cugurra Teco. Komposisi pemain juga tidak banyak berubah. Hanya saja, Kolev dianggap tidak mampu mengeluarkan potensi terbaik para personel Macan Kemayoran.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ivan Kolev: Bali United Lebih Siap dibandingkan Persija
Bola Indonesia 29 Mei 2019, 22:23
-
Persija Resmi Amankan Dua Talenta Muda Asal Papua
Bola Indonesia 29 Mei 2019, 18:48
-
3 Masalah Utama Persija di Bawah Ivan Kolev
Bola Indonesia 29 Mei 2019, 09:03
-
Psikologis Pemain Persija Terganggu dengan 3 Laga Tandang
Bola Indonesia 28 Mei 2019, 18:31
-
Silvio Escobar Tetap Senang Walau Gagal Menjebol Gawang Persija
Bola Indonesia 28 Mei 2019, 09:02
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR