
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu disebut sepakat berpisah dengan sang pelatih, Thomas Doll.
Kabar ini disampaikan Thomas Doll dalam sebuah wawancara dengan salah satu media Jerman, Hamburger Morgen Post. Kepada media tersebut, ia menyatakan berpisah secara baik-baik dengan Persija.
Thomas Doll sejatinya masih punya kontrak satu tahun lagi di Persija. Namun karena alasan keluarga, ia sepakat mengakhiri kerja sama dengan Persija lebih awal.
Nah, selama dua musim menukangi Persija, Thomas Doll punya pemain-pemain 'kesayangan', yang posisinya hampir tidak tergantikan. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.
1. Andritany Ardhiyasa (65 caps)

Sebagai kapten tim dan kiper utama Persija, posisi Andritany Ardhiyasa jelas sulit untuk digeser. Di bawah rezim Thomas Doll pun, Andritany menjadi kapten dan penjaga gawang nomor satu.
Selama diasuh Thomas Doll, Andritany memainkan 65 pertandingan. Dua kiper muda Persija, Cahya Supriadi dan Adre Arido masih kesulitan menggusur kiper berusia 32 tahun tersebut.
Pasalnya, selain menjadi kiper utama, Andritany juga berstatus kapten tim. Status itu membuat posisinya kian sulit tergusur dari starting eleven Persija.
2. Resky Fandi (62 laga)

Resky Fandi sempat dipinjamkan ke Dewa United pada musim 2021/2022. Saat itu, ia berhasil membawa Dewa United promosi ke Liga 1.
Setelah Dewa United promosi, Resky Fandi dipanggil pulang ke Persija. Adalah Thomas Doll yang menginginkan pemain asal Mamuju itu untuk kembali.
Selama diasuh Thomas Doll, Resky Fandi total memainkan 62 laga, lebih banyak dari pemain seperti Ondrej Kudela dan Riko Simanjuntak. Thomws Doll bahkan sempat menyatakan Resky Fandi layak masuk skuad Timnas Indonesia.
3. Firza Andika (62 laga)

Ia adalah salah satu pemain yang datang bersamaan dengan masuknya Thomas Doll ke Persija. Kedatangan Firza Andika bahkan membuat Rezaldi Hehanussa, sang putra daerah, harus kehilangan tempat sampai terbuang ke Persib Bandung.
Firza Andika merupakan seorang wing back modern yang sangat disukai Thomas Doll. Tak hanya kuat dalam bertahan, ia sangat berbahaya ketika menyerang.
Firza Andika dikenal sebagai bek sayap yang sering menusuk ke kotak penalti lawan. Mantan pemain Persikabo 1973 itu juga punya tendangan keras dan umpan silang mematikan.
4. Riko Simanjuntak (61 laga)

Di awal kedatangan Thomas Doll, Riko Simanjuntak sebetulnya nyaris tergusur dari starter. Sebab, gaya bermainnya tidak sesuai dengan pelatih asal Jerman itu.
Namun perlahan, Riko Simanjuntak berhasil kembali mendapatkan tempatnya di starting eleven, bahkan jadi salah satu pemain dengan caps terbanyak di bawah asuhan Thomas Doll. Perubahan gaya bermain jadi jawabannya.
Bersama Thomas Doll, Riko Simanjuntak kerap bermain lebih ke tengah dan memainkan umpan-umpan pendek. Bahkan, ketajamannya meningkat dengan mencetak lima gol pada musim 2022/2023, tahun pertama Thomas Doll berada di balik kemudi Macan Kemayoran.
Klasemen Akhir Liga 1 2023/2024
(Bola.net/Fitri Apriani)
Jangan Lewatkan!
- Mohamad Prapanca Jawab Kabar Thomas Doll Tidak Lagi Jadi Pelatih Persija: Seperti yang Sudah Diberitakan
- Erick Thohir Sebut Aturan 8 Pemain Asing Liga 1 Belum Diputuskan di Kongres PSSI, Akan Disahkan PT LIB pada 1-2 Hari ke Depan
- Sah! FIFA Cabut Transfer Banned Persija, PSM Jadi Satu-satunya Klub Liga 1 yang Masih Dihukum
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13























KOMENTAR