
Bola.net - Pegadaian Liga 2 2024/2025 telah digulirkan. Memasuki pekan ke-11, Liga antar klub elit Indonesia ini menghadirkan persaingan yang seru.
Ya, semenjak musim 2023/2024 kemarin, Liga 2 menjadi semakin seru dan tidak kalah dengan gelaran liga 1. Pasalnya PSSI memberlakukan aturan baru yang memperbolehkan setiap kontestan Liga 2 untuk mengontrak maksimal tiga pemain asing membuat persaingan menjadi semakin ketat.
Masuknya Pegadaian sebagai titel sponsor untuk kompetisi ini juga semakin menyemarakkan gelaran Liga 2. Tambahan dana yang didapatkan dari titel sponsor ini membuat tim-tim kontestan Liga 2 memiliki tambahan dana untuk merekrut pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat tim mereka.
Di musim 2024/2025 ini, ada lima klub Liga 2 yang memiliki skuad bertabur bintang. Mereka memiliki nilai pasar total yang hampir menyamai tim-tim yang berlaga di Liga 1 musim ini.
Siapa saja tim-tim dengan skuad termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025 berdasarkan data dari Transfermarkt? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Di antara berbagai aset berharga, emas batangan 24 karat bisa menjadi pilihanmenarik dan bermanfaat dalam jangka panjang. Untuk memiliki emas 24 karat kamu bisa mengajukan Cicil Emas di Pegadaian.
Emas yang tersedia dijamin 24 karat dan bersertifikat. Terdapat berbagai merek yang bisa kamu pilih dan bernilai tinggi. Pengajuan Cicil Emas di Pegadaian bisa dilakukan dengan uang muka ringan.
Nilai cicilan pun tetap meskipun harga emas mengalami kenaikan di pasar.Tertarik untuk memiliki emas batangan 24 karat?
Yuk, segera datangi outlet Pegadaian terdekat atau akses aplikasi Pegadaian Digital untuk mengajukan Cicil Emas!
Gresik United

Di urutan kelima tim dengan skuad termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025 ada tim asal Jawa Timur, Gresik United.
Musim lalu, Gresik United berhasil masuk babak 12 besar, namun hanya mampu finish sebagai runner up grup Z dan gagal lolos ke babak semifinal. Itulah mengapa mereka manajemen Laskar Joko Samudro mendatangkan sejumlah pemain top untuk memperkuat tim mereka.
Ada empat rekrutan baru mereka yang memiliki nilai pasar yang fantastis. Pemain termahal mereka di musim ini ada Djordje Maksimovic yang didatangkan dari FS Kozani, di mana sang penyerang memiliki nilai pasar senilai Rp3,48 Miliar.
Gresik United juga mendatangkan mantan pemain Persik Kediri, Renan Silva yang memiliki nilai pasar Rp3,04 Miliar. Lalu kiper Madura United, Dikri Yusron juga berhasil mereka rekrut dengan nilai pasar Rp2,17 Miliar serta mereka juga mengamankan jasa Azamad Abdullaev dari Bangladesh Police FC, di mana bek tengah ini memiliki nilai pasar Rp1,74 Miliar.
Dengan total 33 pemain yang mereka miliki, Gresik United memiliki total nilai pasar senilai Rp25,29 Miliar dan menjadi tim termahal kelima di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Persela Lamongan

Masih dari Jawa Timur, Persela Lamongan menjadi tim termahal keempat di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Seperti Gresik United, di musim lalu Persela hanya mampu melaju hingga babak 12 besar Pegadaian Liga 2 2024/2025. Demi mengejar promosi di musim ini, Laskar Joko Tingkir juga berbenah dan memperkuat tim mereka di musim baru ini.
Di musim ini, Persela mendatangkan sejumlah pemain yang sudah malang melintang di kompetisi Liga 1. Mantan bek Persik Kediri, Anderson Do Nascimento mereka rekrut, di mana bek 31 tahun ini memiliki nilai pasar senilai Rp3,91 Miliar.
Mereka juga mendatangkan penyerang yang sudah punya nama di Indonesia, Ezechiel Ndouasel dengan nilai pasar senilai Rp2,61 Miliar.
Tidak hanya mendatangkan pemain asing, Persela juga mendatangkan pemain nasional berkualitas. Sebut saja Rivaldi Bauwo, Arsyad Yusgiantoro dan Wawan Febrianto. Ketiga pemain lokal ini memiliki nilai pasar yang fantastis, yaitu masing-masing memiliki nilai di atas Rp1,5 Miliar.
Dengan total skuad berkekuatan 30 pemain, Persela Lamongan tercatat memiliki nilai pasar senilai Rp28,42 Miliar dan menjadi tim termahal keempat di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
PSIM Yogyakarta

Tim dengan skuad termahal ketiga di Pegadaian Liga 2 2024/2025 datang dari Jawa Tengah. Klub tersebut adalah PSIM Yogyakarta.
PSIM bisa dikatakan merupakan tim papan atas Liga 2 dalam beberapa tahun terakhir. Namun Laskar Mataram ini kurang beruntung karena mereka selalu gagal untuk mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Demi menyudahi dahaga promosi, Laskar Mataram memperkuat tim mereka di musim 2024/2025 ini. Mereka mendatangkan dua pemain asing yaitu Rafinha dari PSCS Cilacap dengan nilai pasar Rp2,17 Miliar dan Yusaku Yamadera dari Nusantara United FC yang memiliki nilai pasar Rp2,17 Miliar juga.
Mereka juga mendatangkan sejumlah pemain lokal berkualitas. Ada Saldi dan Irvan Mofu yang memiliki nilai pasar Rp2,17 Miliar serta Rio Hardiawan, Rendra Reddy, dan Lucky Oktavianto yang memiliki nilai pasar senilai Rp1,74 Miliar.
Dengan skuad berjumlah 29 orang dengan nilai pasar total senilai Rp31,20 Miliar, PSIM Yogyakarta bertekad untuk menjadi tim terbaik di Pegadaian Liga 2 2024/2025 dan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia di akhir musim nanti.
FC Bekasi City

Di peringkat kedua tim dengan skuad termahal pada Pegadaian Liga 2 2024/2025 jatuh pada FC Bekasi City.
Tim yang dimiliki oleh pengusaha tajir tanah air, Putra Siregar ini kembali berinvestasi besar di musim ini.
Mereka mendatangkan tiga pemain asing baru yang memiliki nilai pasar yang fantastis. Pemain pertama adalah Renan Alves yang mereka datangkan dari Barito Putera, di mana sang bek punya nilai pasar Rp5,21 Miliar.
Lalu mereka juga merekrut gelandang serang tanggung Con An Ha Noi, John Cley yang memiliki nilai pasar Rp3,91 Miliar. Mereka juga mengimpor penyerang tajam Chiangmai United, Mosquito yang memiliki nilai pasar Rp3,48 Miliar.
FC Bekasi City juga memperkuat tim mereka dengan pemain-pemain bertalenta Indonesia. Sebut saja Cahya Supriadi, Saddam Gaffar, Dhika Bayangkara, dan Alfath Fathier berhasil mereka rekrut untuk memperkuat tim mereka.
FC Bekasi City saat ini tercatat memiliki total 33 pemain dengan nilai pasaran tim senilai Rp33,37 Miliar. Investasi besar mereka berbuah manis, karena mereka saat ini bersaing ketat dengan PSPS Pekanbaru di puncak klasemen Grup 1 Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Bhayangkara Presisi FC

Terdegradasi dari Liga 1 musim lalu menjadi pukulan yang telak bagi Bhayangkara Presisi FC. Namun The Guardian tidak mau berkecil hati serta larut dalam kekecewaan di mana mereka fokus penuh untuk menjadi tim terbaik di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Di bawah asuhan pelatih kepala Hanim Sugiarto, Bhayangkara Presisi sebenarnya tidak melakukan banyak perubahan dalam komposisi pemain mereka. Mereka mengandalkan mayoritas pemain yang mereka gunakan di Liga 1 musim lalu.
Matt Myer masih jadi pemain termahal Bhayangkara FC dengan nilai pasar Rp4,78 Miliar. The Guardian juga masih mempertahankan pemain-pemain lokal berbakat mereka seperti Dendy Sulistyawan, Sani Rizki, Muhammad Hargianto, Putu Gede, Awan Sethodan Wahyu Subo Seto yang memiliki nilai pasar di atas Rp2 Miliar.
Di musim 2024/2025 ini, Bhayangkara FC merekrut beberapa pemain mahal seperti Leo, bek tengah tangguh asal Brasil yang punya nilai pasar Rp3,48 Miliar. Lalu mereka mendatangkan striker Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic yang memiliki nilai pasar Rp2,61 Miliar. Belum lagi mereka mendatangkan sejumlah pemain lokal top seperti Erwin Gutara dari PSM makassar, Frengky Missa dari Persija Jakarta, Taufiq Febriyanto dari Persis Solo dan Ruben Sanadi dari PSBS Biak.
Dengan materi tim berjumlah 34 pemain, Bhayangkara FC memiliki nilai pasar total sebesar Rp49,19 Miliar dan menjadi tim termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025. Dengan skuad mahal itu, The Guardian kini memimpin persaingan di grup 2 babak penyisihan Pegadaian Liga 2 2024/2025.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Klub dengan Skuad Termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025
Bola Indonesia 14 November 2024, 13:47
-
Rekap Hasil Liga 2 2024/2025: PSIM Jegal Bhayangkara, Bekasi & Adhyaksa Kompak Menang
Bola Indonesia 19 September 2024, 23:59
-
Format dan Regulasi Liga 2 2024/2025: Siapa yang Promosi dan Degradasi?
Bola Indonesia 3 September 2024, 08:36
-
Daftar Lengkap Peserta dan Pembagian Grup Liga 2 2024/2025
Bola Indonesia 3 September 2024, 07:46
-
Didukung Sponsor Besar, PSIM Yogyakarta Optimistis Amankan Tiket Promosi ke Liga 1
Bola Indonesia 23 Agustus 2024, 19:38
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR