
Bola.net - Perjuangan sebanyak 11 pemain PSMS Medan dalam menuntut tunggakan gajinya dengan menggelar unjuk rasa di halaman kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (17/6), kembali bertepuk sebelah tangan.
Mereka yakni, Erwin Ramadhana (penjaga gawang), Ardana Siregar (kiper), Zulham Saputra (kiper), Dodi (stoper), Hardiyantono (kapten, stoper), Alamsyah Nasution (gelandang), Susanto (bek), Aidun Sastrautami (gelandang), Tri Hardiansyah (gelandang), M Irvan (gelandang) dan Wiganda Pradika (bek).
Pasalnya, tidak satu pun pemangku jabatan di PSSI yang bisa diajak berkeluh kesah lantaran semuanya tengah menjalani hajatan Kongres Tahunan di Surabaya, Jawa Timur.
Ironisnya, Ketua Umum PSMS Medan, Indra Sakti Harahap, justru lebih memilih menghadiri Kongres tersebut. Kondisi demikian, semakin menebalkan kekesalan Erwin Ramadhana dan kawan-kawan terhadap Indra.
Tak ayal, Indra dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan dan keprihatinan. Apalagi, dirinya sempat tidak memenuhi panggilan PT Liga Indonesia (PT LI) menyangkut penyelesaian persoalan tunggakan gaji, Jumat (14/6).
"Menurut informasi yang kami dapatkan dari Medan, Indra menghadiri Kongres PSSI. Dia sudah tidak punya kepedulian dan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan kami. Kami berharap, pengurus PSSI dapat memberi perhatian dan mencarikan solusi," terang Erwin Ramadhana.
11 pemain PSMS tersebut, sudah berada di Jakarta sejak Senin (10/6). Diakui Erwin, rombongan terlunta-lunta selama dua hari di kawasan Monumen nasional dan Senayan. Untungnya, mendapat bantuan tinggal sementara dari Ali Gultom, pendukung PSMS, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta.
"Kami juga mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yang masih perduli. Diantaranya, bantuan dari pemain-pemain asal Liga Indonesia, Smeck (Suporter Medan Cinta Kinantan) Jabodetabek, Smeck Sidempuan, Smeck Medan. Lalu, para pelatih PSMS Medan, Sekretaris tim PSMS Fitiyan, mantan pemain PSMS Medan seperti Affan Lubis dan Abdi Supriyanto," tutur Erwin.
Pemain PSMS lainnya, Ardana Siregar menambahkan, sudah memiliki kesepakatan dengan rekan-rekannya untuk tetap bertahan di Jakarta hingga hak mereka dirampungkan. (esa/dzi)
Mereka yakni, Erwin Ramadhana (penjaga gawang), Ardana Siregar (kiper), Zulham Saputra (kiper), Dodi (stoper), Hardiyantono (kapten, stoper), Alamsyah Nasution (gelandang), Susanto (bek), Aidun Sastrautami (gelandang), Tri Hardiansyah (gelandang), M Irvan (gelandang) dan Wiganda Pradika (bek).
Pasalnya, tidak satu pun pemangku jabatan di PSSI yang bisa diajak berkeluh kesah lantaran semuanya tengah menjalani hajatan Kongres Tahunan di Surabaya, Jawa Timur.
Ironisnya, Ketua Umum PSMS Medan, Indra Sakti Harahap, justru lebih memilih menghadiri Kongres tersebut. Kondisi demikian, semakin menebalkan kekesalan Erwin Ramadhana dan kawan-kawan terhadap Indra.
Tak ayal, Indra dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan dan keprihatinan. Apalagi, dirinya sempat tidak memenuhi panggilan PT Liga Indonesia (PT LI) menyangkut penyelesaian persoalan tunggakan gaji, Jumat (14/6).
"Menurut informasi yang kami dapatkan dari Medan, Indra menghadiri Kongres PSSI. Dia sudah tidak punya kepedulian dan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan kami. Kami berharap, pengurus PSSI dapat memberi perhatian dan mencarikan solusi," terang Erwin Ramadhana.
11 pemain PSMS tersebut, sudah berada di Jakarta sejak Senin (10/6). Diakui Erwin, rombongan terlunta-lunta selama dua hari di kawasan Monumen nasional dan Senayan. Untungnya, mendapat bantuan tinggal sementara dari Ali Gultom, pendukung PSMS, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta.
"Kami juga mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yang masih perduli. Diantaranya, bantuan dari pemain-pemain asal Liga Indonesia, Smeck (Suporter Medan Cinta Kinantan) Jabodetabek, Smeck Sidempuan, Smeck Medan. Lalu, para pelatih PSMS Medan, Sekretaris tim PSMS Fitiyan, mantan pemain PSMS Medan seperti Affan Lubis dan Abdi Supriyanto," tutur Erwin.
Pemain PSMS lainnya, Ardana Siregar menambahkan, sudah memiliki kesepakatan dengan rekan-rekannya untuk tetap bertahan di Jakarta hingga hak mereka dirampungkan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Abaikan Pemain, Ketum PSMS Hadiri Kongres PSSI di Surabaya
Bola Indonesia 17 Juni 2013, 19:00
-
Pemain PSMS Versi PT LI Tuntut Keadilan di Kantor PSSI
Bola Indonesia 17 Juni 2013, 14:04
-
PSMS Daftarkan 38 Nama Pemain ke PT LI
Bola Indonesia 4 Desember 2012, 08:47
-
Supardi Ingin Persembahkan Gelar Buat Persib
Bola Indonesia 28 Oktober 2012, 21:00
-
Seleksi Tahap Kedua PSMS Loloskan 34 Pemain
Bola Indonesia 20 Oktober 2012, 22:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR