Ada Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20, Jacksen F Tiago Dorong 1 Hal Penting Ini Dalam Pengembangan Sepak Bola Usia Muda

Bola.net - Pelatih asal Brasil, Jacksen F Tiago, menyerukan adanya investasi pada manusia dalam pengembangna sepak bola usai muda usai terjadinya insiden kekerasan di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.
Pria yang kini menjadi Direktur Akademi Borneo FC itu itu mengajak semua pihak melihat persoalan secara menyeluruh. Menurutnya, kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama.
Eks arsitek Persipura Jayapura itu menilai bahwa sepak bola seharusnya tetap menjunjung sportivitas, rasa hormat, dan nilai-nilai pendidikan.
Ia juga menyinggung pengalaman saat baru kembali dari Spanyol. Di sana, Jacksen melihat bagaimana sepak bola menjadi hiburan yang mampu menyatukan banyak orang.
"Kita melihat langsung bagaimana sepak bola di sana menjadi sebuah hiburan yang luar biasa, sebuah bahasa universal yang menyatukan banyak orang dengan penuh rasa hormat, sportivitas, dan kebanggaan," ujar Jacksen dalam akun Instagramnya, @jt_jacksen_f_tiago_coach, Senin (20/4/2026).
Fokus ke Investasi Pada Manusia
Jacksen mengaku muncul kegelisahan ketika kembali menyaksikan situasi di Indonesia. Dia mempertanyakan apakah ambisi menjadi yang terbaik harus ditempuh dengan segala cara.
"Namun, ketika kita kembali ke negara kita, muncul sebuah refleksi mendalam: seolah kita sedang memainkan olahraga yang berbeda. Hal ini membawa kita kepada pertanyaan penting, apakah untuk menjadi yang terbaik, kita harus menghalalkan segala cara?" jelasnya.
Kendati begitu, Jacksen menilai EPA musim ini tetap menunjukkan perkembangan positif. Dia menyoroti adanya kemajuan dari sisi organisasi, kurikulum, hingga konsep kepelatihan.
Menurutnya, fondasi tersebut penting untuk masa depan pembinaan usia muda. Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, yakni investasi pada manusia.
"Namun demikian, ada satu aspek yang menurut saya harus menjadi fokus utama ke depan, yaitu investasi pada manusia," kata Jacksen.
Tujuannya Membentuk Pribadi yang Baik
Jacksen menekankan bahwa pembinaan pemain muda tidak cukup hanya mengejar prestasi di lapangan. Pengembangan karakter, psikologis, dan kemampuan komunikasi juga harus menjadi perhatian serius.
"Sepak bola dimainkan oleh manusia. Oleh karena itu, pengembangan aspek psikologis, karakter, serta kemampuan komunikasi, termasuk bahasa asing, harus menjadi prioritas kita. Kita tidak hanya membentuk pemain, tetapi juga membentuk pribadi," imbuh Jacksen.
Dia pun mengusulkan adanya langkah lebih serius dalam bidang psikologi olahraga. Menurut Jacksen, kerja sama dengan tenaga ahli dapat membantu pembinaan berjalan lebih utuh.
"Dengan demikian, arah pembinaan kita tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada human development secara menyeluruh," tulis Jacksen.
Jacksen juga menyoroti tantangan era digital bagi pemain muda. Menurutnya, media sosial dapat memberi dampak besar bila tidak disertai pendampingan yang tepat.
"Tanpa pendampingan yang tepat, kita berisiko kehilangan banyak generasi muda kita, bukan karena kurang bakat, tetapi karena kurangnya arah dan karakter," ungkapnya.
Momentum Benahi Pembinaan Sepak Bola Nasional
Soal hukuman kepada pihak yang terlibat dalam insiden tersebut, Jacksen memahami adanya tuntutan dari publik. Namun, ia meminta semua pihak tidak hanya terpaku pada sanksi.
"Sebagai pembina dan juga sebagai seorang ayah, saya meyakini hukuman moral yang sedang dihadapi oleh para pemain dan keluarga mereka sudah sangat berat," terangnya.
Jacksen berharap kejadian ini justru menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pembinaan sepak bola nasional. Dia ingin semua pihak bersatu agar kasus serupa tidak terulang.
"Piala bisa berkarat oleh waktu, tetapi karakter akan bertahan seumur hidup," papar pengoleksi empat gelar Liga Indonesia sebagai pelatih itu.
Unggahan Jacksen F Tiago
View this post on Instagram
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 21/04/2026
Baca Juga:
- Pelatih Persija Geram dengan Tendangan Kungfu di Laga Bhayangkara FC U-20 Vs Dewa United U-20, Sebut Pemain U-20 Bukan Anak-Anak Lagi
- Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
- Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
- Yunus Nusi soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Erick Thohir Mengutuk Keras Kejadian dan Pemain, Ada Kelalaian Perangkat Pertandingan
- Firman Utina Murka Pelatih Kiper Bhayangkara FC U-20 Ikut-ikutan Fadly Alberto Serang Skuad Dewa United U-20: Kamu Itu Pelatih, Bukan Preman
- Nova Arianto Soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Pasti Ada Konsekuensi, Sudah Seharusnya Berikan Contoh yang Baik
- Masa Depan Suram Fadly Alberto, Mantan Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Dikecam Usai Tendangan Kungfu di EPA U-20
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Makin Berkembang, Timnas Indonesia Diklaim Mampu Lawan Siapa pun
Tim Nasional 7 September 2024, 10:19
-
Jacksen Tiago Akui Idolakan Pelatih Legendaris Manchester United
Bola Indonesia 13 Juli 2024, 23:53
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Akui Nge-fans Marselino Ferdinan
Tim Nasional 8 Juli 2024, 15:33
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR