Bola.net - Pelatih kepala PSM Makassar, Alfred Riedl akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim berjuluk Juku Eja tersebut. Kesehatan menjadi alasan mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.
"Pelatih Alfred Riedl menyatakan mengundurkan diri melalui email. Adapun alasannya karena persoalan kesehatannya yang belum membaik," kata Direktur klub Sumirlan.
Email pengunduran Riedl sendiri diterima pihak PSM pada Kamis (16/4) dini hari. Dalam surat elektronik itu Riedl menyebutkan bahwa setelah pengecekan kesehatannya Jumat pekan lalu, ia perlu menginformasikan bahwa tidak ada perubahan berarti pada kondisi kesehatannya.
Pelatih Austria ini pada dasarnya merasa baik, namun dokter pribadinya di Austria memberi saran kepadanya untuk tidak menjalankan profesinya sebagai pelatih sepak bola hingga bulan berikutnya.
"Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai pelatih kepala dan Direktur Sepakbola PSM Makassar mulai dari sekarang," tulis Riedl dalam surat elektroniknya tersebut.
Riedl kemudian menuliskan jika ia meminta maaf harus meninggalkan tim, padahal ia belum sempat mendampingi tim di kompetisi musim ini.
"Saya ingin berterima kasih kepada PSM atas kerjasamanya selama ini. Dan saya juga ingin berterima kasih kepada asisten pelatih, staf medis dan tentunya para pemain atas kerjasamanya," tulis Riedl.
Riedl menangani tim sejak tanggal 15 Januari 2015 lalu. Riedl hanya mendampingi tim saat laga uji coba di Jawa Timur menghadapi Persepam MU dan Gresik United, yang semuanya dimenangkan PSM. (ant/dzi)
"Pelatih Alfred Riedl menyatakan mengundurkan diri melalui email. Adapun alasannya karena persoalan kesehatannya yang belum membaik," kata Direktur klub Sumirlan.
Email pengunduran Riedl sendiri diterima pihak PSM pada Kamis (16/4) dini hari. Dalam surat elektronik itu Riedl menyebutkan bahwa setelah pengecekan kesehatannya Jumat pekan lalu, ia perlu menginformasikan bahwa tidak ada perubahan berarti pada kondisi kesehatannya.
Pelatih Austria ini pada dasarnya merasa baik, namun dokter pribadinya di Austria memberi saran kepadanya untuk tidak menjalankan profesinya sebagai pelatih sepak bola hingga bulan berikutnya.
"Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai pelatih kepala dan Direktur Sepakbola PSM Makassar mulai dari sekarang," tulis Riedl dalam surat elektroniknya tersebut.
Riedl kemudian menuliskan jika ia meminta maaf harus meninggalkan tim, padahal ia belum sempat mendampingi tim di kompetisi musim ini.
"Saya ingin berterima kasih kepada PSM atas kerjasamanya selama ini. Dan saya juga ingin berterima kasih kepada asisten pelatih, staf medis dan tentunya para pemain atas kerjasamanya," tulis Riedl.
Riedl menangani tim sejak tanggal 15 Januari 2015 lalu. Riedl hanya mendampingi tim saat laga uji coba di Jawa Timur menghadapi Persepam MU dan Gresik United, yang semuanya dimenangkan PSM. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alfred Riedl Mundur Dari PSM Makassar
Bola Indonesia 16 April 2015, 20:30
-
Riedl Belum Menyerah Cari Pemain Asing Berkualitas
Bola Indonesia 21 Januari 2015, 21:33
-
Riedl Matangkan Formasi 4-4-2 di PSM Makassar
Bola Indonesia 21 Januari 2015, 21:14
-
Alfred Riedl Terus Berburu Pemain Untuk PSM Makassar
Bola Indonesia 19 Januari 2015, 20:32
-
Bola Indonesia 19 Januari 2015, 15:15

LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR