"Sebab, dalam aturan sepak bola tertera bahwa klub tidak bisa memaksa pemain bermain apabila masih ada tunggakan. Selain itu semua pesepakbola profesional harus mendapatkan asuransi," ujarnya.
"Karena itu, kami meminta kepada semua pihak baik pengelola kompetisi maupun klub untuk segera membayar lunas kewajiban para pemain," sambungnya.
Apabila kondisi tersebut terus terjadi, Valentino Simanjuntak khawatir muncul korban lainnya. Bahkan dinilainya, tindakan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang akan meninjau ulang penyelenggaraan kompetisi di Liga Indonesia merupakan langkah yang tepat.
"Kami sudah bertemu dan meminta kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) agar ikut campur tangan. Kalau terus dibiarkan, kondisinya bisa semakin merugikan pemain," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Minta Pemain Cermati Kontrak
Bola Indonesia 6 Desember 2012, 20:15
-
Rasyid Deal dengan Manajemen PSM Makassar
Bola Indonesia 5 Desember 2012, 22:05
-
Baru AM Guntur Kiper Yang Bertahan di PSM
Bola Indonesia 4 Desember 2012, 22:02
-
Persebaya Resmi Kontrak 99 Persen Pemain
Bola Indonesia 1 Desember 2012, 18:30
-
Enam Pemain Sepakat Bertahan di PSM Makassar
Bola Indonesia 30 November 2012, 22:00
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR