
Bola.net - Arema FC menanggapi positif sukses Timnas Indonesia mengalahkan Kuwait dalam Kualifikasi Piala Asia 2023. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut bahwa sukses tersebut merupakan bukti sinergi apik dan kerja keras federasi, pemerintah, suporter, dan Timnas Indonesia.
"Kami meyakini, manajemen organisasi sepak bola yang tangguh dan bagus akan berujung lahirnya tim yang bagus pula," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji, dalam rilis manajemen Arema, Jumat (10/06).
"Demikian juga dengan Timnas Indonesia. Semua berproses. Prestasi berhasil menekuk Kuwait, yang hampir 42 tahun tidak terkalahkan, adalah bukti proses dari manajemen yang serius serta sinergi PSSI, pemerintah, dan stakeholder sepak bola Indonesia,” sambungnya.
Sebelumnya Timnas Indonesia sukses mengalahkan Timnas Kuwait dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2023. Dalam laga tersebut, Skuad Garuda menang 2-1 melalui gol Marc Klok dan Rahmat Irianto.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Puja dan Puji untuk Iwan Bule
Menurut Sudarmaji, PSSI terus bekerja keras, mengevaluasi, dan berinovasi demi meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Karenanya, menurut mantan wartawan ini, sangat wajar jika publik secara khusus mengapresiasi Ketua Umum PSSI, M. Iriawan. Hal ini tak lepas dari kerja keras, ketangguhan, dan keuletan pria yang karib disapa Iwan Bule ini dalam memotivasi Skuad Garuda.
"Kami salut dengan sikap istiqomah Ketum PSSI. Ketika timnas gagal, beliau tetap perintahkan dan menerima evaluasi yang disampaikan tim pelatih. Beliau tetap mengelola kesabaran menanti sukses timnas kita. Beliau juga mendengarkan dan memahami apa yang menjadi saran masukan suporter Timnas, juga stakeholder lainnya," puji Sudarmaji.
"Jadi, kami angkat topi dengan karakter kepemimpinan beliau, bahwa sepak bola itu butuh proses untuk meraih prestasi," sambungnya.
Percaya PSSI

Lebih lanjut, Sudarmaji menyebut bahwa kemenangan atas Kuwait seyogianya menjadi momen meningkatnya kepercayaan terhadap PSSI. Pasalnya, federasi sudah menyusun program yang terukur dan sistematis untuk menunjang karier dan proses Timnas Indonesia agar bisa berprestasi di ajang-ajang lain.
"PSSI telah menjalankan program kompetisi berjenjang dengan kompetitif dan berkualitas. Kompetisi resmi mulai Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 terus dilakukan pembenahan termasuk pembekalan terhadap perangkat pertandingan, kualitas pelatih juga terus ditingkatkan," tutur Sudarmaji.
"Tentu proses yang dijalankan dapat berjalan jika ditunjang dengan kepemimpinan visioner di federasi. Itu yang dijalankan Ketua Umum PSSI, Bapak Iwan Bule," ia menambahkan.
Hentikan Polemik
Sudarmaji pun mengakui bahwa ada banyak pihak terlibat dalam sukses Timnas Indonesia. Karenanya, ia berharap agar semua pihak tersebut bisa menghentikan polemik dan terus bersinergi.
"Sinergi semua pihak sangat penting. Bukan saling menyalahkan, tapi saling memberi masukan dan saran konstruktif untuk Timnas Indonesia. Kita hindari polemik dan perbanyak apresiasi juga motivasi," harap pria 46 tahun tersebut.
"Yakin dan optimislah bahwa PSSI yang dipimpin Bapak Iwan Bule punya komitmen tinggi agar Skuad Garuda berprestasi,” pungkasnya.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Persik Kediri Kenakan Jersey Spesial di Piala Presiden 2022
- Daftar Pemain PSS Sleman untuk Piala Presiden 2022, 4 Nama Dirahasiakan
- PSIS Semarang Kembali Lepas Pemain, Komarodin Susul Jandia Eka Putra
- Update Transfer Resmi BRI Liga 1 2022/2023 Hari Ini
- Rumor Terbukti, Ondrej Kudela Resmi Berkostum Persija untuk 3 Musim Kedepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Bisa Kok Imbangi Yordania, Ini Kuncinya!
Tim Nasional 10 Juni 2022, 16:16
-
Kualifikasi Piala Asia 2023: Yordania Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2022, 15:46
-
Timnas Indonesia Bungkam Kuwait, Strategi Shin Tae-yong Memang Top!
Tim Nasional 10 Juni 2022, 13:55
LATEST UPDATE
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR