
Bola.net - Pelatih Kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah, angkat bicara soal penampilan anak asuhnya, yang mampu mencatat dua clean sheet berturut-turut, pada dua laga terakhir mereka. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang membuat benteng pertahanan timnya tak tertembus oleh lawan.
"Semua penjaga gawang kami sudah berusaha keras," ucap Yanuar, pada Bola.net.
"Mereka sudah berusaha keras sejak dalam latihan, dan terlebih lagi pada saat pertandingan," sambungnya.
Sebelumya, gawang Arema tak kebobolan dalam dua laga terakhir mereka, kontra PSS Sleman dan PSM Makassar. Dalam dua pertandingan lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019 ini, Arema masing-masing menang dengan skor 4-0 dan 2-0.
Bagi Arema, catatan clean sheet ini tergolong raihan apik. Pasalnya, sejak awal musim ini, gawang Arema yang dijaga bergantian oleh Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiyana dan Sandi Firmansyah, nyaris selalu bobol dalam tiap pertandingan.
Dalam 20 pertandingan yang telah dilalui, gawang Arema sudah bobol 29 kali. Ini berarti secara rata-rata, tiap pertandingan, gawang Arema bobol 1.45 kali.
Jumlah kebobolan Arema ini berbanding lurus dengan produktivitas gol mereka. Dalam 20 laga, mereka sudah mencetak 41 gol, yang merupakan kedua paling produktif di liga saat ini.
Apa lagi faktor yang membuat gawang Arema lebih susah ditembus lawan? Simak di bawah ini.
Kerja Sama Tim Kian Rapi
Begal, sapaan karib Yanuar, menegaskan bahwa sepak bola adalah kerja tim. Baik menyerang maupun bertahan, menurut pelatih berusia 54 tahun tersebut, semuanya adalah kerja tim.
Karenanya, menurut Begal, clean sheet yang dicatatkan anak asuhnya bukan semata hasil kerja kiper. Ada faktor pemain-pemain lain yang juga ikut andil dalam membuat lini pertahanan mereka susah ditembus.
"Organisasi permainan Arema makin bagus," kata Begal.
"Baik kalah ataupun menang bola, organisasi permainan kian rapi. Ini yang menjadi faktor utama pertahanan kami bisa clean sheet," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menantang PSM Makassar, Arema Berpeluang Kembali Diperkuat Farizi
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 19:56
-
Arema Terancam Kehilangan Hamka Hamzah Kala Menghadapi PSM Makassar
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 19:32
-
Cetak Dua Clean Sheet, Kartika Ajie Belum Dapat Jaminan Jadi Kiper Utama Arema
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 05:50
-
Arema Catat Dua Clean Sheet Berturut-turut, Ini Kata Sang Pelatih Kiper
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 04:52
-
Manajemen Persipura Belum Pastikan Venue Laga Kontra Arema FC
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 00:55
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
-
IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
Basket 6 Januari 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:03
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR