"Ini merupakan kutukan yang menghantui kami sejak permulaan musim, Saya berharap kutukan ini akan segera berakhir," ujar Milo, sapaan karib Milomir Seslija, pada Bola.net.
Bagi Milo, badai cedera pemain memang meresahkan. Pasalnya, nyaris di setiap laga, para pemainnya ada yang jadi korban.
Terakhir, pada kemenangan mereka kontra Persela Lamongan, Arema Cronus harus merelakan Ahmad Nufiandani menjadi tumbal. Winger jebolan Timnas U-23 ini harus digotong keluar lapangan karena mengalami cedera lutut.
Walau banyak pemainnya yang cedera, Milo mengaku tak heran. Menurutnya, cedera merupakan hal yang lazim terjadi di sepakbola. "Ini sepakbola. Olahraga yang melibatkan kontak fisik," tutur pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Milo sendiri mengaku para pemainnya telah diberi porsi latihan untuk menghindari risiko cedera. Namun, menurut pelatih asal Bosnia ini, kebanyakan pemainnya cedera akibat permainan keras tim lawan.
"Bagaimana kita menghindari kecelakaan-kecelakaan seperti ini di lapangan? Mungkin bisa jika kita bermain dengan robot," tandasnya sembari tersenyum. [initial] (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Cronus Harap Kutukan Mereka Segera Berakhir
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 21:07
-
Cedera Lawan Persela, Dani Jalani Pemeriksaan MRI
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 20:06
-
Ini Kunci Kemenangan Arema Cronus Lawan Persela
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 19:58
-
Ini Kunci Kemenangan Arema Atas Persela
Bola Indonesia 18 Juli 2016, 23:32
-
Demi Timnas, Pelatih Arema Cronus Usul Kompetisi Break
Tim Nasional 15 Juli 2016, 20:12
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR