Bola.net - - Arema FC belum berpikir membentuk tim pencari fakta untuk mengurai fakta di balik insiden kerusuhan suporter yang terjadi pada laga kontra Persib Bandung, akhir pekan lalu. Mereka mengaku saat ini fokus pada penanganan korban yang jatuh.
"Terus terang, di internal manajemen, saat ini fokus kami pada penanganan korban. Jika nanti penanganan dirasa sudah cukup, kemungkinan kami akan melangkah ke hal tersebut. Karena kami juga butuh banyak laporan untuk mengevaluasi internal," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.
Namun, kendati belum akan membentuk tim pencari fakta, manajemen Arema FC menyambut baik jika ada pihak lain yang membantu menginvestigasi kejadian ini. Mereka berharap hasil investigasi ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya.
"Kalau ada inisiatif beberapa pihak membuat tim pencari fakta, kami sangat terbuka. Kami harap adanya keterlibatan semua pihak," tutur Sudarmaji.
"Namun, kita semua harus bersama-sama menyusun orientasi ke depannya. Kami melihat, jika orientasinya mencegah hal ini terjadi lagi, ini merupakan hal positif yang harus disambut dengan baik. Namun, jika orientasinya ingin mempersoalkan sejumlah pihak, kami khawatir akan kontraproduktif ," ia menambahkan.
Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan pada penghujung laga antara Arema FC dan Persib. Ribuan suporter merangsek masuk ke lapangan dan terlibat baku hantam dengan sejumlah petugas pengamanan.
Sementara, aparat kepolisian, yang berupaya menghalau suporter ini melepaskan sejumlah tembakan gas air mata. Sejumlah tembakan gas air mata ini justru jatuh di tribun yang berujung pada kepanikan para suporter. Insiden ini menyebabkan lebih dari 214 suporter menjadi korban. Bahkan, beberapa di antara mereka harus menjalani rawat inap.
Sudarmaji menyebut manajemen Arema telah memberikan laporan lengkap pada pihak operator terkait insiden ini. Menurut pria berusia 42 tahun, dalam laporan tersebut Arema berupaya membeber fakta-fakta yang terjadi pada pertandingan tersebut.
"Kami berupaya menyusun laporan dengan seobyektif mungkin. Nanti biar mereka yang mengambil kesimpulan dan keputusan dari laporan tersebut," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen Arema Berupaya Bangkitkan Mental Pemain
Bola Indonesia 17 April 2018, 20:18
-
Arema FC Belum Berencana Bentuk Pencari Fakta
Bola Indonesia 17 April 2018, 16:52
-
Arema Tak Tahu Pelatih Persib Turut Jadi Korban Kericuhan Suporter
Bola Indonesia 16 April 2018, 03:52
-
Rusuh Kala Jamu Persib, Arema FC Menatap Sanksi
Bola Indonesia 16 April 2018, 02:48
-
Insiden Kerusuhan Suporter, Manajemen Arema Minta Maaf
Bola Indonesia 16 April 2018, 02:21
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR