
Di situ, BLAI mendorong agar Asosiasi PSSI di seluruh Indonesia untuk menggelar babak penyisihan tingkat provinsi dari 7 Oktober-7 November 2013.
Nantinya, jawara di setiap babak Provinsi akan bertemu dengan wakil dari Provinsi lain di babak wilayah.
"Tegaknya tim nasional Indonesia yang tangguh dan dapat berkibar adalah dari Liga Amatir di Divisi III yang dijalankan dengan benar dan berkesinambungan. Karena itu, kami fokus bekerja sebaik-baiknya. Begitu pun dengan harapannya, yakni muncul banyak pemain-pemain profesional ke depannya," terang Zulfahmi Adrian.
Diterangkannya lagi, peserta kompetisi Divisi III merupakan pemain dengan batas usia maksimal 21 tahun, atau tertua kelahiran 1 Januari 1993. Selain itu, pihaknya sudah mendapatkan sebanyak 12 peserta zona Riau yang dibagi ke dalam tiga Grup.
Masing-masing ke-12 Grup tersebut yakni, Sepak Bola Dispora Riau, PS Dumai Jaya, PSBS Bangkinang, PS Pelalawan, PS Duri, Indragiri FC, PS Bintang Rohil, PS AS Abadi, Bina Bakat, Nabil FC Pelalawan, PS Pekanbaru dan PS SMA Olahraga. Grup 1 digelar di Dumai, Grup 2 di Bangkinang dan Grup 3 di Bengkalis.
"Ini dijalankan dengan tiga putaran dan menggunakan sistem setengah kompetisi. Peringkat teratas dari tiga grup, otomatis lolos ke babak kedua dan kembali bertanding pada 25 Oktober. Sehingga, sesuai permintaan BLAI, pada 7 November sudah ada hasil dari masing-masing Asosiasi Pengprov," pungkasnya.
Sebagai catatan, babak pertama atau tingkat Provinsi dilaksanakan pada 7 Oktober-7 November 2013. Sedangkan putaran wilayah, dari 16 November-30 November 2013. Untuk babak nasional, dijadwalkan 7 Desember-15 Desember.
Terkait skema kompetisi, sepenuhnya diserahkan kepada Asosiasi Pengprov PSSI di daerah masing-masing. Bahkan, pengesahan pemain hingga registrasi klub peserta menjadi kewenangan Asosiasi Pengprov PSSI.
Sedangkan skema untuk tingkat wilayah dan nasional nanti akan ditentukan oleh BLAI, menunggu kepastian klub dari babak provinsi.
Sebagai operator kompetisi, BLAI hanya berbicara teknis pelaksanaan kompetisi. Untuk Divisi III, BLAI hanya menunggu di tingkat wilayah dan babak nasional.
Dikutip langsung dari BLAI, Divisi III merupakan strata kompetisi sepak bola paling bawah. Sedang di puncak piramida kompetisi resmi binaan PSSI, terdapat Indonesia Super League (ISL).
Adapun anggota PSSI adalah klub yang berkompetisi di dalamnya, sedang untuk calon anggota harus mendaftarkan secara langsung ke federasi dengan menyertakan surat rekomendasi dari Asosiasi Pengprov. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Divisi III Zona Riau, Tiket Pemain Menuju PON 2016 Jawa Barat
Bola Indonesia 19 Oktober 2013, 18:17
-
Asosiasi Pengprov Riau Giat Jalankan Program Kerja PSSI
Bola Indonesia 19 Oktober 2013, 17:40
-
PSSI Finalisasi Pembatasan Pemain Asing
Bola Indonesia 18 Oktober 2013, 23:11
-
Terkait Timnas U-19, Djohar: Klub Harus Dahulukan Negara
Tim Nasional 17 Oktober 2013, 11:58
-
PSSI Bakal Pertahankan Keutuhan Timnas U-19 Sampai 2017
Tim Nasional 17 Oktober 2013, 11:45
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Madrid vs Girona - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 10 April 2026, 19:00
-
Live Streaming Roma vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 April 2026, 18:45
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Girona, Misi Bangkit di Bernabeu
Liga Spanyol 10 April 2026, 18:16
-
Digoda PSG dan Klub Arab Saudi, Bruno Fernandes Terlanjur Nyaman di MU
Liga Inggris 10 April 2026, 17:42
-
Hasil PSIM vs PSM: Juku Eja Menang Dramatis di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 17:34
-
Gara-gara Mainoo, MU Batal Rekrut Gelandang Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 10 April 2026, 17:14
-
Prediksi Chelsea vs Man City 12 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 17:09
-
Prediksi Parma vs Napoli 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR