Versi manajemen Bonek FC, pihak Mahaka Sports seharusnya sudah memberikan jawaban terkait upaya banding tersebut, sebelum mereka membagikan hadiah kepada seluruh pemenang turnamen Piala Presiden 2015. Namun hingga saat ini tak ada pengumuman resmi terkait hal yang dimaksud itu.
"Kata Pak Gede belum diumumkan keputusannya. Di luar keputusan banding, hukuman itu tetap berlaku. Jadi seolah-olah banding itu tak ada artinya. Kami tetap bersalah dan dihukum Rp 150 juta," ucap sekretaris tim Bonek FC, Rahmad Sumanjaya.
Rahmad mengatakan bahwa denda itu sudah dibayar oleh manajemen Bonek FC. Sudah dibayar. Kan dipotong dari match fee turnamen. Kita dikasih uang Rp 200 juta, lalu denda Rp 150 juta. Jadi kita cuma dapat sisanya, yakni Rp 50 juta," kelakar pria berkacamata tersebut. Selain itu, aksi WO mereka juga berdampak pada kerugian lain.
"Dari rating TV, kami seharusnya bisa dapat ratusan juta. Tapi tidak dapat karena WO itu tadi," ungkap Rahmad. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Banding Bonek FC Diabaikan Mahaka
Bola Indonesia 27 Oktober 2015, 09:32
-
BOPI: Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden Belum Penuhi Ekspektasi
Bola Indonesia 26 Oktober 2015, 14:30
-
Arema Cronus Puji Penyelenggara Piala Presiden
Bola Indonesia 23 Oktober 2015, 18:35
-
Promotor Piala Presiden Pastikan Sudah Bayar Hadiah ke Pemenang
Bola Indonesia 23 Oktober 2015, 15:34
-
Mahaka: Hadiah Piala Jenderal Soedirman di Bawah Piala Presiden
Bola Indonesia 23 Oktober 2015, 15:30
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR