"Tentu, hal tersebut tidak benar. Masyarakat tidak lupa, siapa yang berperan besar terhadap mundurnya jadwal kompetisi ISL yang berakibat mundurnya persiapan untuk pembentukan tim nasional," katanya.
"Menpora mungkin bisa mengelabui banyak orang dalam suatu waktu, bahkan membohongi sebagian orang sepanjang waktu. Tapi dia lupa, bahwa tidak bisa membohongi semua orang sepanjang waktu," tuturnya.
Ditegaskan Budi, bahwa kisruh organisasi PSSI sudah berlalu. Karena itu, penggunaan kata kisruh PSSI sangat tidak tepat dan justru sangat menyesatkan.
"Seolah-olah, ada konflik di pengurus PSSI. Justru kisruh kompetisi ISL disebabkan inisiasi Menpora yang mengakomodir kepentingan orang-orang lama. Siapa mereka? Pengelola LPI yang sudah terbukti tidak kompeten dalam mengelola kompetisi. Setengah musim kompetisi berjalan dan tidak berlanjut. Utang klub dimana-mana. Itu semua merusak tatanan sepak bola. Semua itu dilakukan mereka dalam waktu singkat," tuturnya.
Masih dikatakannya lagi, Track record seseorang di sepak bola bukanlah rahasia, berlaku universal dan umum. Semua orang saling mengenal di sepak bola. Termasuk, orang-orang yang menjadi tulang punggung Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sebagai perpanjangan tangan Menpora.
"Sekali lagi, kami ingatkan pak Menteri. Bahwa kisruh organisasi PSSI itu cerita lama, sudah berlalu," tegas Budi. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah Klaim Menpora, PSSI Tegaskan Tak Ada Kisruh
Bola Indonesia 29 Maret 2015, 22:14
-
Nama Panggilan Unik Bintang Sepakbola Indonesia
Editorial 28 Maret 2015, 22:55
-
Jumlah Passing Laga FC Setara Tim ISL
Bola Indonesia 28 Maret 2015, 20:32
-
Menpora Kembali Intervensi, Ini Kata PSSI
Bola Indonesia 28 Maret 2015, 17:03
-
Laga FC Selektif Pilih Lawan Uji Coba
Bola Indonesia 28 Maret 2015, 14:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR