Bola.net - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015, sudah dipastikan PT Liga Indonesia (PT LI) akan diikuti sebanyak 18 klub. Dari jumlah tersebut, masih sedikit yang sudah melengkapi data sesuai yang diminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Menurut Ketua Umum BOPI, Noor Aman, klub yang datanya hampir lengkap yakni Persib Bandung, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan Persipura Jayapura.
Alhasil, dilanjutkannya, hal tersebut membuat pihaknya belum bisa mengeluarkan rekomendasi kepada pihak kepolisian terkait penyelenggaraan ISL.
"Secara keseluruhan, baru 50 persen data dan dokumen yang baru masuk ke BOPI untuk diverifikasi. Sedangkan sebagaian klub lainnya, datanya sudah mendekati dan mencapai 95 persen. Data serta dokumen yang belum masuk, di antaranya mengenai status bebas utang, kontrak pemain, pajak. Padahal, data-data pemain dibutuhkan untuk mengetahui status pemain, termasuk apakah punya Kitas atau tidak," ujarnya.
"Soal pajak, kami perlu tahu apakah punya NPWP atau belum dan seberapa taat bayar pajak. Kalau stadion bukan prioritas. Tapi surat keterangan kontrak atau MoU dengan pengelola, juga diperlukan. CSR Program juga bukan prioritas," pungkasnya (esa/jrc)
Menurut Ketua Umum BOPI, Noor Aman, klub yang datanya hampir lengkap yakni Persib Bandung, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan Persipura Jayapura.
Alhasil, dilanjutkannya, hal tersebut membuat pihaknya belum bisa mengeluarkan rekomendasi kepada pihak kepolisian terkait penyelenggaraan ISL.
"Secara keseluruhan, baru 50 persen data dan dokumen yang baru masuk ke BOPI untuk diverifikasi. Sedangkan sebagaian klub lainnya, datanya sudah mendekati dan mencapai 95 persen. Data serta dokumen yang belum masuk, di antaranya mengenai status bebas utang, kontrak pemain, pajak. Padahal, data-data pemain dibutuhkan untuk mengetahui status pemain, termasuk apakah punya Kitas atau tidak," ujarnya.
"Soal pajak, kami perlu tahu apakah punya NPWP atau belum dan seberapa taat bayar pajak. Kalau stadion bukan prioritas. Tapi surat keterangan kontrak atau MoU dengan pengelola, juga diperlukan. CSR Program juga bukan prioritas," pungkasnya (esa/jrc)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gugatan Ihwal Status Badan Publik, PSSI Kembali Kalah
Bola Indonesia 19 Februari 2015, 21:21
-
Izin Keberadaan BOPI Dipertanyakan
Bola Indonesia 19 Februari 2015, 21:05
-
Diminta Ingat Sejarah, BOPI Tak Berwenang Campuri Sepakbola
Bola Indonesia 19 Februari 2015, 20:55
-
Ahok Sebut Persija Punya Utang Rp76 Miliar
Bola Indonesia 19 Februari 2015, 16:31
-
Tunggu Respons FIFA, PT LI dan Klub ISL Cari Solusi di Bandung
Bola Indonesia 19 Februari 2015, 16:25
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR