
Bola.net - Sepakbola menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I Jawa Timur, Desember 2014 mendatang. Namun hingga kini belum jelas batasan usia untuk para pemain.
Menurut Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid, pihak Panitia Besar (PB) PON Remaja belum memastikan usia untuk pemain PON Remaja. "Belum jelas betul, apakah pemain yang berusia 17 tahun atau pemain berusia di bawah 17 tahun," kata Abror.
Abror mengaku, mengenai batasan usia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekjen PSSI Joko Driyono. "InsyaAllah dalam satu-dua hari ini KONI Jatim sudah mendapatkan kepastian," terang mantan Ketua PSSI Jatim ini.
Jika nanti diberlakukan U17, maka pemain yang diperbolehkan turun adalah kelahiran 1997. Tapi kalau diberlakukan U-17, pemain yang turun maksimal kelahiran 1998. "Atau pada bulan Desember 2014 nanti, para pemainnya masih berusia 16 tahun,” jelas Abror.
Sementara ini, pelatih tim sepakbola Jatim proyeksi PON Remaja, Mursyid Effendi mengambil langkah untuk merekrut pemain kelahiran 1997 dan 1998. Prioritas utama bagi tim pelatih adalah merealisasikan target yang dicanangkan KONI Jatim, yaitu tim sepakbola Jatim berhasil merebut medali emas.
"Sebab, target merebut medali emas PON Remaja adalah tantangan besar yang sudah ada di depan mata. Kami akan berjuang keras dulu untuk merealisasikan target KONI Jatim," pungkas mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia ini. (faw/pra)
Menurut Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid, pihak Panitia Besar (PB) PON Remaja belum memastikan usia untuk pemain PON Remaja. "Belum jelas betul, apakah pemain yang berusia 17 tahun atau pemain berusia di bawah 17 tahun," kata Abror.
Abror mengaku, mengenai batasan usia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekjen PSSI Joko Driyono. "InsyaAllah dalam satu-dua hari ini KONI Jatim sudah mendapatkan kepastian," terang mantan Ketua PSSI Jatim ini.
Jika nanti diberlakukan U17, maka pemain yang diperbolehkan turun adalah kelahiran 1997. Tapi kalau diberlakukan U-17, pemain yang turun maksimal kelahiran 1998. "Atau pada bulan Desember 2014 nanti, para pemainnya masih berusia 16 tahun,” jelas Abror.
Sementara ini, pelatih tim sepakbola Jatim proyeksi PON Remaja, Mursyid Effendi mengambil langkah untuk merekrut pemain kelahiran 1997 dan 1998. Prioritas utama bagi tim pelatih adalah merealisasikan target yang dicanangkan KONI Jatim, yaitu tim sepakbola Jatim berhasil merebut medali emas.
"Sebab, target merebut medali emas PON Remaja adalah tantangan besar yang sudah ada di depan mata. Kami akan berjuang keras dulu untuk merealisasikan target KONI Jatim," pungkas mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia ini. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batas Usia Cabor Sepakbola di PON Remaja Jatim Belum Ditetapkan
Bola Indonesia 20 Maret 2014, 10:12
-
Diskusi Sport Science, KONI Jatim Undang Indra Sjafri dan dr Alfan
Bola Indonesia 21 Desember 2013, 19:52
-
KONI Jatim Siap Gugat Tono Suratman
Bola Indonesia 15 September 2012, 13:20
-
KONI Jatim Serius Soroti Gizi Atletnya
Olahraga Lain-Lain 2 Juni 2012, 09:30
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR