Persegres adalah tim dengan pertahanan terburuk sepanjang putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC). Sudah 32 gol bersarang dari 17 laga yang dijalani. Artinya, angka kebobolan Persegres mendekati dua gol per pertandingan.
Sepanjang putaran pertama kemarin, Sandi Firmansyah dan M. Irfan bergantian mengawal gawang Persegres. Komposisi kiper resmi berubah pada putaran kedua. Sandi telah didepak. Kiper muda Satria Tama harus membela Tim Nasional (Timnas) U-19.
Persegres akhirnya mendaratkan dua kiper anyar, yaitu Dimas Galih dan Rahmanuddin. Rahmad adalah kiper Asal Aceh yang pernah membela Assalam FC, klub di Liga Timor Leste. Khusus untuk Dimas, manajemen memiliki harapan tinggi.
"Mudah-mudahan dengan bergabungnya Dimas Galih di posisi kiper, gawang Persegres tidak mudah dibobol saat bertanding," harap Bagoes Cahyo Yuwono, manajer Persegres dalam rilisnya ke awak media.
Meski masih berusia 24 tahun, Dimas termasuk kiper dengan jam terbang bagus. Kariernya dimulai dengan mengawal gawang Persebaya U-21. Ia lalu naik pangkat ke tim senior. Dimas juga tercatat sebagai mantan kiper utama PSM Makassar. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beban Berat Dimas Galih di Persegres Gresik United
Bola Indonesia 1 September 2016, 15:18
-
Persegres Gresik United Rekrut Eks Kiper Persebaya
Bola Indonesia 1 September 2016, 14:50
-
Cuci Gudang, Persegres Sisakan 16 Pemain
Bola Indonesia 31 Agustus 2016, 22:29
-
Jaya Hartono dan Banur Kandidat Pelatih Persegres
Bola Indonesia 31 Agustus 2016, 06:16
-
Persegres Berburu Pelatih Baru
Bola Indonesia 30 Agustus 2016, 16:40
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR