"Saya pikir pemain sudah maksimal," ujar Fabiano.
"Mereka hanya punya satu peluang dan mencetak satu gol. Lalu tak ada lagi. Kita main lebih baik dari mereka. Tapi ini sepakbola. Kita main lebih baik tapi seperti ini," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus gagal meraih poin penuh pada laga leg perdana Semifinal Piala Presiden. Menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (03/10), anak asuh Joko Susilo ini tertahan imbang 1-1.
Pada laga ini, Arema unggul lebih dulu melalui gol Cristian Gonzales. Sementara, Wildansyah menjadi pencetak gol bagi Sriwijaya FC.
Lebih lanjut, meski mengaku timnya telah bermain maksimal, Fabiano mengakui masih ada kekurangan dalam permainan mereka. Ia mengamini pernyataan Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, bahwa mereka sempat hilang fokus.
"Kita perlu lebih konsentrasi lagi," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beltrame Sebut Arema Cronus Lebih Baik Daripada Sriwijaya FC
Bola Indonesia 4 Oktober 2015, 02:32
-
Bendol Ogah Komentari Gol Gonzales
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 22:29
-
Arema Gagal Menang, Joko Susilo: Ini Peringatan
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 21:39
-
Tahan Arema, Bendol Akui Instruksikan Anak Asuhnya Main Bertahan
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 21:38
-
Jamu Sriwijaya FC, Arema Cronus Tertahan
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 20:13
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR