
Bola.net - Para pemain sepak bola yang berkompetisi di Shopee Liga 1 2020 ikut merasakan dampak setelah kompetisi dihentikan karena pandemi virus corona. Namun banyak pemain yang beralih kreativitas agar dapur tetap mengebul, salah satunya Wildansyah, bek Borneo FC.
Wildansyah dan pemain profesional di Indonesia termasuk di Borneo FC harus memutar otak saat kompetisi Liga 1 2020 terhenti. Bukan hanya terhenti, gaji yang mereka terima jauh dari biasanya yakni 25 persen dari nilai kontrak semula.
Sudah hampir lima bulan para pemain di Indonesia tidak bisa beraktivitas normal di lapangan hijau. Wildansyah tidak putus harapan, selain rutin melakukan latihan mandiri, ia juga mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner.
Menurut Wildansyah, usaha kulinernya sudah dilakoni sebelum penghentian kompetisi pertengahan Maret lalu. Usaha kulinernya ini dijalankan dengan harapan mendapatkan keuntungan untuk menambah tabungan masa depannya serta memanfaatkan waktu luang yang ada karena kompetisi terhenti.
"Sebenarnya, sih, sebelum corona datang, usaha kuliner saya ini sudah dijalankan. Nah sekarang tinggal menjalankan dengan lebih serius saja," kata Wildansyah kepada Bola.com, Minggu (9/8/2020).
Berbagai menu disediakan di warung miliknya yang bernama Mangkok Qonaah ini. Selain menjual rice bowl pedas dan original, Mangkok Qonaah pun mempunyai menu lainnya yang siap memanjakan para pecinta kuliner.
"Kita menjual rice bowl dengan selera pedas, tergantung selera pembeli juga. Tapi ada menu lainnya, seperti nasi oseng mercon, nasi suir pindang tongkol, nasi ayam geprek, nasi ayam barbeque dan nasi asin cumi pedas," ujarnya.
"Sangat cocok untuk makan siang, di rumah atau di kantor serta buat berbagi dengan sesama, sedekah makanan," tambah bek Borneo FC kelahiran Bandung ini.
Berharap Rida Allah SWT
Bek Borneo FC, Wildansyah. (c) Bola.com/Permana Kusumadijaya
Namun untuk saat ini, menurut Wildasnyah para pembeli hanya bisa melakukan pemesanan lewat online. Selain mudah, faktor situasi saat ini di Bandung yang masih terbatas membuatnya untuk sementara mengurungkan niat membuka gerai Mangkok Qonaah ini.
"Untuk saat ini kita masih jualan melalui online saja," ungkapnya.
Wildasyah berharap usaha kuliner yang dirintisnya ini bisa berkembang kedepannya. Agar, suatu saat ini ketika ia sudah pensiun dari lapangan hijau, dirinya masih bisa mempunyai aktivitas yang bisa mendapatkan keuntungan atau penghasilan.
"Semoga usaha kuliner ini diridai Allah SWT dan diberkahi. Dan menebar manfaat buat orang-orang. Kenapa buka usaha kuliner, karena Allah SWT memberi kemudahan untuk membuka usaha ini," Wildasyah mengakhiri pembicaraan.
Disadur dari: Bola.com (Permana Kusumadijaya/Gregah Nurikhsani)
Published: 9/8/2020
Baca Juga Artikel Ini ya Bolaneters
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highligths Shopee Liga 1 2020: Borneo FC 2-1 Persela Lamongan
Open Play 13 Maret 2020, 20:57
-
Hasil Pertandingan Borneo FC vs Persela Lamongan: Skor 2-1
Bola Indonesia 13 Maret 2020, 17:33
-
Jumpa Persib Bandung, Wildansyah Punya Perasaan Khusus
Bola Indonesia 13 Agustus 2019, 16:14
-
Hadapi Persija di Piala Indonesia, Bek Borneo FC: Ini Adalah Final!
Bola Indonesia 28 Juni 2019, 07:45
LATEST UPDATE
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
-
Here We Go! Manajemen MU Putuskan Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:09
-
Inovasi Green Hedging Milik Wolves, Bukti Sepak Bola Bisa Ramah Lingkungan
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:06
-
Kylian Mbappe Mulai Pulih, Peluang Tampil di Piala Super Spanyol Masih Terbuka
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR