
Bola.net - Teka-teki soal digelarnya turnamen pramusim Piala Presiden 2024 terjawab sudah. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa turnamen ini akan kembali digelar jelang musim 2024/2025.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Erick setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Rabu (10/07). Dalam pertemuan ini, Erick didampingi Maruarar Sirait, yang menjadi Ketua Pelaksana gelaran Piala Presiden 2024.
Dalam keterangannya usai bertemu Presiden Jokowi, Erick menyebut telah menyampaikan kepada Presiden soal adanya banyak keinginan agar jelang musim 2024/2025 diadakan turnamen pramusim. Turnamen ini juga dimaksudkan agar klb-klub Liga 1 lebih siap untuk bertanding di kompetisi. Terlebih lagi, ada sejumlah regulasi baru yang akan diterapkan pada musim ini.
"Pak Ara (sapaan Maruarar Sirait) langsung menyampaikan ke Bapak Presiden bahwa kita akan menggulirkan yang namanya Piala Presiden, yang memang sebelumnya sudah berjalan dengan baik," kata Erick.
Menurut Erick, turnamen ini akan dibuka pada 19 Agustus 2024 mendatang. Rencananya, pembukaan akan digelar di Bandung.
"Bapak Presiden akan hadir dan mudah-mudahan ini juga memperbaiki animo masyarakat, yang hari ini juga menunggu-nunggu ada perbaikan di liga," kata Erick.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Semua Tim Liga 1 Ikut
Sebelumnya, kabar soal bakal digelarnya Piala Presiden 2024 sudah luas beredar. Kabarnya, akan ada delapan tim yang akan ikut turnamen ini. Mereka adalah Arema FC, Persija Jakarta, Bali United, Madura United, Persib Bandung, Borneo FC, Persis Solo, dan PSM Makassar. Delapan tim ini akan dibagi dalam dua grup.
Grup pertama yang akan dihelat di Bali diisi oleh Arema FC, Persija Jakarta, Bali United, dan Madura United. Sementara, grup kedua diisi Persib Bandung, Borneo FC, Persis Solo, dan PSM Makassar.
Sementara itu, kendati tak memastikan apakah tim-tim peserta Piala Presiden 2024 sama seperti yang beredar tersebut, Erick mengakui bahwa turnamen ini tak diikuti seluruh tim Liga 1. Ia menyebut bahwa hal ini karena mepetnya waktu yang ada saat ini.
"Karena waktunya sempit, maka kemarin dari liga memilih beberapa klub yang akan ikut dalam kompetisi ini," ungkap Erick.
Berhadiah Fantastis
Kendati 'hanya' berstatus turnamen pramusim, Piala Presiden memiliki gengsi yang sangat tinggi. Hal ini tak lepas dari besarnya nilai hadiah yang disiapkan oleh panitia.
"Pak Ara mengumpulkan dana besar. Hadiah juara satunya Rp5 miliar," ucap Erick.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Gabung Semen Padang, Eks Rekan Satu Tim Marcus Rashford Tidak Minta Macam-Macam
- Bursa Transfer Liga 1: Jaja Bikin Dewa United Makin Seram, Persija Pinjamkan Jebolan Timnas Indonesia U-20 ke Madura United
- Pakai 6 Pemain Asing dan Malik Risaldi, Prediksi Starting XI Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2024/2025
- Rekap Transfer Resmi BRI Liga 1 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39




















KOMENTAR