
"Sebenarnya, Coach Widodo sudah mempersiapkan tim agar mengandalkan ball possession. Ia juga sudah bilang agar para pemain enjoy," ujar Bima.
"Namun, kita tetap tidak bisa main lepas. Inilah yang dimanfaatkan Sriwijaya," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Grup A Piala Jenderal Sudirman kontra Sriwijaya FC, Gresik United harus kembali menelan kekalahan 1-0. Gol semata wayang yang terjadi pada laga ini dicetak Titus Bonai pada menit 34.
Lebih lanjut, Bima mengamini pernyataan Pelatih Gresik United, Widodo C Putro, bahwa permainan mereka terpengaruh kondisi lapangan yang licin, usai diguyur hujan. Menurutnya, kondisi lapangan ini juga berpengaruh pada kondisi Sriwijaya FC.
"Di babak pertama, Sriwijaya tidak berkembang. Serangan mereka banyak mentok di pertahanan kita," tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kiper Sriwijaya FC Syukuri Kemenangan Timnya dari Gresik United
Bola Indonesia 19 November 2015, 18:36
-
Bima Sakti: Sriwijaya Manfaatkan Kelemahan Pemain Gresik United
Bola Indonesia 19 November 2015, 18:15
-
Hartono Ruslan Akui Finishing Sriwijaya FC Tak Maksimal
Bola Indonesia 19 November 2015, 18:11
-
Gresik United Dinilai Tak Bermain Sesuai Skema Pelatih
Bola Indonesia 19 November 2015, 17:53
-
Titus Bonai Bawa Sriwijaya Kalahkan Gresik United
Bola Indonesia 19 November 2015, 17:01
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR