Bola.net - Kekuatan Persipura Jayapura jelang tampil dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 terancam tereduksi. Pasalnya, Kapten Mutiara Hitam -julukan Persipura Jayapura- Boaz Solossa mengalami cedera.
Cedera yang diderita Boza didapat akibat tampil dalam pertandingan persahabatan memperkuat tim lokal Pasific Start di lapangan Hamadi, Jayapura, belum lama ini.
Dokter tim Persipura, Agustinus Heatubun, menjelaskan jika Boaz mengalami cedera retak pada tulang fibula kaki kanan. Posisi tersebut, tepat pada bekas cedera lama.
"Sejauh ini, cederanya tidak parah. Namun, sedikit retak pada bagian fibula kaki sebelah kanan. Tepatnya, di bekas cedera lama yang pernah di pasang 7 pen. Retaknya tersebut, di antara lubang ke tiga dan ke empat," ungkapnya.
Kontan, hal tersebut membuat manajer Mutiara Hitam, Rudi Maswi cukup menyesalkan. Sebab dikatakannya, seharusnya Boaz bisa lebih berhati-hati karena bertanding bukan di level profesional. Apalagi, kualitas lapangan yang digunakan juga tidak sesuai standar.
"Boaz bermain bukan dengan pemain profesional dan Lapangan juga kurang bagus. Kami menyayangkan kejadian tersebut. Sebab, Boaz seharusnya sadar kalau dia merupakan aset nasional dan bukan hanya aset Papua," terang Rudi.
"Rencananya, Senin pekan depan, Boaz akan diterbangkan ke Jakarta untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Selain itu, dia membutuhkan istirahat selama tiga pekan," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Cedera yang diderita Boza didapat akibat tampil dalam pertandingan persahabatan memperkuat tim lokal Pasific Start di lapangan Hamadi, Jayapura, belum lama ini.
Dokter tim Persipura, Agustinus Heatubun, menjelaskan jika Boaz mengalami cedera retak pada tulang fibula kaki kanan. Posisi tersebut, tepat pada bekas cedera lama.
"Sejauh ini, cederanya tidak parah. Namun, sedikit retak pada bagian fibula kaki sebelah kanan. Tepatnya, di bekas cedera lama yang pernah di pasang 7 pen. Retaknya tersebut, di antara lubang ke tiga dan ke empat," ungkapnya.
Kontan, hal tersebut membuat manajer Mutiara Hitam, Rudi Maswi cukup menyesalkan. Sebab dikatakannya, seharusnya Boaz bisa lebih berhati-hati karena bertanding bukan di level profesional. Apalagi, kualitas lapangan yang digunakan juga tidak sesuai standar.
"Boaz bermain bukan dengan pemain profesional dan Lapangan juga kurang bagus. Kami menyayangkan kejadian tersebut. Sebab, Boaz seharusnya sadar kalau dia merupakan aset nasional dan bukan hanya aset Papua," terang Rudi.
"Rencananya, Senin pekan depan, Boaz akan diterbangkan ke Jakarta untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Selain itu, dia membutuhkan istirahat selama tiga pekan," pungkasnya. [initial]
Baca juga:
- Alfin Lengkapi Kuartet Timnas U-23 Milik Persebaya
- Persebaya Masih Lemah di Organisasi dan Finishing Touch
- Persebaya Siapkan Menu Latihan Khusus Nzekou
- Manajemen PSM Pastikan Rekrut Robertino dan Roman Chmelo
- ADS Pastikan Ponaryo Tiba di Makassar Besok
- Arema Resmi Gandeng Joma
- Kahar Terancam Tak Dibawa PSM di Tur Jawa Timur
- PSM Siap Ikuti Piala Gubernur Jatim
- Persija Berharap Diperkuat Rohit Chan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorg Akan Berlakukan Rotasi Pemain di PSM Makassar
Bola Indonesia 9 Desember 2013, 21:36
-
Kebahagiaan PBR, Harapan Bambang Pamungkas
Bola Indonesia 9 Desember 2013, 21:09
-
PBR Utamakan Raihan Prestasi Ketimbang Sibuk Cari Sponsor
Bola Indonesia 9 Desember 2013, 21:01
-
PSM Tanpa Target di Piala Gubernur Jatim
Bola Indonesia 9 Desember 2013, 20:46
-
Ponaryo Datang, Lini Tengah PSM Kian Kokoh
Bola Indonesia 9 Desember 2013, 20:39
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR