Bola.net - Striker Pelita Bandung Raya, Aboulaye Sekou Camara (27) merupakan orang sepakbola kedua yang mengalami serangan jantung di Stadion Siliwangi Bandung. Sebelumnya ada Asisten Pelatih Timnas Andi M Teguh meninggal setelah mengalami serangan jantung di Stadion yang sama.
Sekou Camara meninggal dunia setelah mendapat penanganan intensif di RS Halmahera Siaga Bandung, Sabtu (28/7) pukul 23.48 WIB.
Sementara itu Almarhum Andi M Teguh menderita serangan jantung pada saat tengah memantau pemain Bandung Raya pada tahun 1996 yang saat itu diincar untuk menjadi pemain timnas.
Enam belas tahun berselang, Bandung Raya yang saat ini bernama Pelita Bandung Raya kembali terkait dengan kejadian serangan jantung yang kali ini menimpa pemainnya Sekou Camara.
"Ya dulu Asisten Pelatih PSSI Andi M Teguh mengalami serangan jantung pada saat pertandingan Bandung Raya, akhirnya Pak Andi meninggal dunia," kata Juru Bicara Pelita Bandung Raya Budi Kresnadi seperti dilansir Antara.
Saat itu manajemen Mastrans Bandung Raya yang dikomandani oleh Manajer Tri Gustoro menangani pengurusan pemulasaran jenazah Andi M Teguh yang saat itu dilepas oleh seluruh tim Bandung Barat.
Saat ini, tim berlabel Bandung Raya itu kembali mengurusi jenazah orang sepakbola, strikernya sendiri Sekou Camara yang rencananya akan diterbangkan ke negara asalnya Mali.
Sekou Camara bergabung dengan Pelita Bandung Raya pada putaran kedua setelah pindah dari Persiwa Wamena. Bersama Bandung Raya ia baru mencetak satu gol dari sembilan penampilannya, sedangkan bersama Persiwa pemain itu mencetak lima gol.
Sebelum berlabuh ke PBR dan Persiwa, pemain itu sempat berlaga di dua tim lainnya yakni PSAP Sigli dan Persipro Probolinggo. (ant/mac)
Sekou Camara meninggal dunia setelah mendapat penanganan intensif di RS Halmahera Siaga Bandung, Sabtu (28/7) pukul 23.48 WIB.
Sementara itu Almarhum Andi M Teguh menderita serangan jantung pada saat tengah memantau pemain Bandung Raya pada tahun 1996 yang saat itu diincar untuk menjadi pemain timnas.
Enam belas tahun berselang, Bandung Raya yang saat ini bernama Pelita Bandung Raya kembali terkait dengan kejadian serangan jantung yang kali ini menimpa pemainnya Sekou Camara.
"Ya dulu Asisten Pelatih PSSI Andi M Teguh mengalami serangan jantung pada saat pertandingan Bandung Raya, akhirnya Pak Andi meninggal dunia," kata Juru Bicara Pelita Bandung Raya Budi Kresnadi seperti dilansir Antara.
Saat itu manajemen Mastrans Bandung Raya yang dikomandani oleh Manajer Tri Gustoro menangani pengurusan pemulasaran jenazah Andi M Teguh yang saat itu dilepas oleh seluruh tim Bandung Barat.
Saat ini, tim berlabel Bandung Raya itu kembali mengurusi jenazah orang sepakbola, strikernya sendiri Sekou Camara yang rencananya akan diterbangkan ke negara asalnya Mali.
Sekou Camara bergabung dengan Pelita Bandung Raya pada putaran kedua setelah pindah dari Persiwa Wamena. Bersama Bandung Raya ia baru mencetak satu gol dari sembilan penampilannya, sedangkan bersama Persiwa pemain itu mencetak lima gol.
Sebelum berlabuh ke PBR dan Persiwa, pemain itu sempat berlaga di dua tim lainnya yakni PSAP Sigli dan Persipro Probolinggo. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemulangan Jenazah Sekou Camara Mengalami Penundaan
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 21:57
-
"Kematian Sekou Camara Karena Klub Indonesia Tak Profesional"
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 20:30
-
PT Liga Indonesia Pastikan Laga PBR Lawan PSPS Diundur
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 16:58
-
PBR Berduka, Laga Melawan PSPS Ditunda
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 12:03
-
Camara Bukan Yang Pertama Alami Serangan Jantung di Siliwangi
Bola Indonesia 29 Juli 2013, 10:15
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR