
Bola.net - Kabar bakal hengkangnya beberapa klub IPL ke kompetisi ISL tak membuat Widjajanto gusar. CEO PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS) ini mengaku tak mempermasalahkan niatan klub-klub tersebut.
Menurut Widja, sapaan karib Widjajanto, dirinya tidak mau ikut dalam polemik ini. Pasalnya, Widja menganggap baik ISL maupun IPL saat ini sama-sama 'anak kandung' PSSI.
"Jangan berpolemik. Kita kembalikan saja pada putusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Pasalnya, mereka yang memutuskan jumlah peserta liga, format liga dan tanggal kick-off," ujar Widja pada Bola.net, Jumat (28/06).
Lebih lanjut, Widja menjelaskan, bahwa meski klub memutuskan pindah, bisa jadi Exco akan menangguhkan keinginan tersebut. "Jika Exco menganggap dengan kepindahan ini bakal mengganggu jalannya kompetisi, bukan tak mungkin mereka menolak," dia menambahkan.
Lulusan Universitas Westminster Inggris ini juga menegaskan bahwa LPIS bukan dalam kondisi menolak atau merestui hengkangnya klub-klub tersebut. Pasalnya, menurut Widja, LPIS adalah penyelenggara, bukan regulator liga.
"Regulator liga adalah Exco PSSI. Kita hanya mengikuti regulasi dari mereka," tandas pria kelahiran Surabaya, 23 Februari 1970 ini. (den/dzi)
Menurut Widja, sapaan karib Widjajanto, dirinya tidak mau ikut dalam polemik ini. Pasalnya, Widja menganggap baik ISL maupun IPL saat ini sama-sama 'anak kandung' PSSI.
"Jangan berpolemik. Kita kembalikan saja pada putusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Pasalnya, mereka yang memutuskan jumlah peserta liga, format liga dan tanggal kick-off," ujar Widja pada Bola.net, Jumat (28/06).
Lebih lanjut, Widja menjelaskan, bahwa meski klub memutuskan pindah, bisa jadi Exco akan menangguhkan keinginan tersebut. "Jika Exco menganggap dengan kepindahan ini bakal mengganggu jalannya kompetisi, bukan tak mungkin mereka menolak," dia menambahkan.
Lulusan Universitas Westminster Inggris ini juga menegaskan bahwa LPIS bukan dalam kondisi menolak atau merestui hengkangnya klub-klub tersebut. Pasalnya, menurut Widja, LPIS adalah penyelenggara, bukan regulator liga.
"Regulator liga adalah Exco PSSI. Kita hanya mengikuti regulasi dari mereka," tandas pria kelahiran Surabaya, 23 Februari 1970 ini. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Kesulitan Terapkan Salary Cap
Bola Indonesia 28 September 2012, 23:30
-
Selain Peringkat, Peserta Kompetisi 2014 Ditentukan Club Licensing
Bola Indonesia 28 September 2012, 21:36
-
CEO LPIS Tanggapi Santai Kabar Hengkangnya Klub IPL ke ISL
Bola Indonesia 28 September 2012, 20:27
-
IPL dan ISL Bakal Digantikan Kompetisi Format Red And White
Bola Indonesia 18 September 2012, 22:53
-
Messi Injakkan Kaki di Bandung Pekan Depan
Bola Indonesia 14 September 2012, 14:35
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR