Bola.net - CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) Widjajanto, mengisyaratkan jika kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim 2012/2013, akan digelar dalam format dua wilayah. Nantinya, terdapat zona Merah (Red) dan Putih (White).
Namun, hal tersebut berbeda dengan kompetisi Liga Indonesia yang pernah digelar, yakni membagi kompetisi ke dalam wilayah Barat dan Timur.
"Format tersebut belum bisa saya jabarkan sekarang, sebab menunggu disepakati dalam rapat komite gabungan/joint committee (JC) pada 20 September," ujar Widjajanto. "Semoga saja, para anggota JC sepakat menerimanya. Sehingga, bisa langsung digulirkan sebelum 2013," sambungnya.
Format Red and White tersebut, dilanjutkan Widjajanto, berdasarkan opsi ketiga setelah opsi satu dan kedua, menemukan kendala jika diwujudkan.
"Rencana A, yakni kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) jalan masing-masing. Lalu rencana B, kompetisi digelar dalam satu wilayah. Nah, jalan tengahnya yakni rencana C," tukasnya.
Widjajanto mengatakan, sudah bertemu dengan CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9) pagi. Mereka sepakat menjalankan rencana C untuk di bawa ke sidang JC di Kuala Lumpur.
Sebelumnya, Kompetisi dengan format dua wilayah pernah digelar beberapa musim kompetisi Liga Indonesia, namun diubah ke format satu wilayah. Ketika itu, demografi Indonesia dibagi berdasarkan wilayah I (Barat) dan II (Timur dan Tengah).
Sementara itu, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sekaligus Penanggung Jawab tim nasional Indonesia, Benhard Limbong, mengatakan jika Red and White cukup adil. Pasalnya, kalau disebut wilayah I dan II atau Liga A dan Liga B, maka persepsi yang muncul adalah adanya perbedaan kasta dalam kompetisi tersebut.
"Kalau Red and White, itukan levelnya sama. Sama seperti bendera kita, Merah dan Putih," terangnya. "Setelah ada rapat kedua JC, tidak boleh lagi ada embel-embel ISL atau IPL," tuntasnya.
(esa/mac)
Namun, hal tersebut berbeda dengan kompetisi Liga Indonesia yang pernah digelar, yakni membagi kompetisi ke dalam wilayah Barat dan Timur.
"Format tersebut belum bisa saya jabarkan sekarang, sebab menunggu disepakati dalam rapat komite gabungan/joint committee (JC) pada 20 September," ujar Widjajanto. "Semoga saja, para anggota JC sepakat menerimanya. Sehingga, bisa langsung digulirkan sebelum 2013," sambungnya.
Format Red and White tersebut, dilanjutkan Widjajanto, berdasarkan opsi ketiga setelah opsi satu dan kedua, menemukan kendala jika diwujudkan.
"Rencana A, yakni kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) jalan masing-masing. Lalu rencana B, kompetisi digelar dalam satu wilayah. Nah, jalan tengahnya yakni rencana C," tukasnya.
Widjajanto mengatakan, sudah bertemu dengan CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9) pagi. Mereka sepakat menjalankan rencana C untuk di bawa ke sidang JC di Kuala Lumpur.
Sebelumnya, Kompetisi dengan format dua wilayah pernah digelar beberapa musim kompetisi Liga Indonesia, namun diubah ke format satu wilayah. Ketika itu, demografi Indonesia dibagi berdasarkan wilayah I (Barat) dan II (Timur dan Tengah).
Sementara itu, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sekaligus Penanggung Jawab tim nasional Indonesia, Benhard Limbong, mengatakan jika Red and White cukup adil. Pasalnya, kalau disebut wilayah I dan II atau Liga A dan Liga B, maka persepsi yang muncul adalah adanya perbedaan kasta dalam kompetisi tersebut.
"Kalau Red and White, itukan levelnya sama. Sama seperti bendera kita, Merah dan Putih," terangnya. "Setelah ada rapat kedua JC, tidak boleh lagi ada embel-embel ISL atau IPL," tuntasnya.
(esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
IPL dan ISL Bakal Digantikan Kompetisi Format Red And White
Bola Indonesia 18 September 2012, 22:53
-
Messi Injakkan Kaki di Bandung Pekan Depan
Bola Indonesia 14 September 2012, 14:35
-
Edward Wilson Perpanjang Kontrak di Semen Padang
Bola Indonesia 11 September 2012, 11:31
-
Arema Incar 10 Besar Top Skor ISL Musim Lalu
Bola Indonesia 10 September 2012, 12:50
-
The Lobster Bakal Tunjuk Lagi Jorg Peter
Bola Indonesia 5 September 2012, 09:55
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR