Pasalnya, PS TNI mampu membalas lewat gol yang dicetak Tambun Naibaho pada menit ke-80. Hasil akhir pun imbang, 1-1.
"Pertandingan tadi seru walaupun keduanya memang sudah dipastikan tidak lolos. Pertandingan tadi adalah pertandingan yang bergengsi karena menghindari juru kunci," ujar David saat dihubungi Bola.net usai pertandingan.
"Alhamdulillah saya mencetak gol satu-satunya untuk Mitra Kukar. Tetapi gol itu tidak bisa membawa Mitra menang," tambahnya.
Hasil imbang tersebut otomatis membuat Mitra Kukar menjadi juru kunci grup A turnamen Piala Bhayangkara 2016.
Naga Mekes hanya mengantongi 3 poin dengan catatan tiga kali imbang dan satu kali kalah. Sementara PS TNI mengantongi 4 poin dengan catatan satu kali menang, satu kali imbang, dan dua kali kalah.
Hasil tersebut tentu membuat David kecewa. "Kesel sih iya, tapi apa boleh buat namanya sepak bola semua bisa terjadi yang penting gimana caranya ke depannya Mitra bisa lebih baik lagi," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol, Septian David Maulana Kecewa Mitra Kukar Juru Kunci
Bola Indonesia 26 Maret 2016, 22:34
-
Rudi Widodo Enggan Sebut Mitra Kukar Gagal di Piala Bhayangkara
Bola Indonesia 26 Maret 2016, 21:39
-
Ditahan PS TNI, Mitra Kukar Akhiri Piala Bhayangkara Tanpa Kemenangan
Bola Indonesia 26 Maret 2016, 19:31
-
Mitra Kukar Waspadai Dua Pemain PS TNI
Bola Indonesia 25 Maret 2016, 22:55
-
Ogah Jadi Juru Kunci, Mitra Kukar Akan Habis-Habisan Lawan PS TNI
Bola Indonesia 25 Maret 2016, 22:33
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR