Bola.net - Gagalnya Goran Gancev bergabung dengan Persela Lamongan tak sekadar disebabkan masalah harga. Menurut pelatih Persela, Didik Ludiyanto, ada alasan teknis di balik keputusannya lebih memilih David Pagbe ketimbang Gancev.
"Ada pertimbangan teknis kenapa saya lebih memilih Pagbe," ujar Didik pada Bola.net.
"Karakter dia lebih sesuai dengan skema main yang saya inginkan," sambungnya.
Didik tak menjelaskan karakter seperti apa yang dimiliki Pagbe. Namun, dari dua laga SCM Cup, pemain asal Kamerun ini nampak lebih taktis dalam build-up permainan. Dia tak terburu dalam membuang bola ke depan.
Sebelumnya, manajemen Persela memilih mengontrak Pagbe untuk melengkapi kuota tiga pemain asingnya. Selain Pagbe, mereka sudah memiliki Balsa Bozovic dan Pedro Javier.
Dalam penjelasannya, manajemen Persela menilai Gancev tak kalah berkualitas ketimbang Pagbe. Namun, mereka tak menemui kesepakatan tentang banderol kontrak dengan eks penggawa Persebaya 1927 ini. [initial]
(den/pra)
"Ada pertimbangan teknis kenapa saya lebih memilih Pagbe," ujar Didik pada Bola.net.
"Karakter dia lebih sesuai dengan skema main yang saya inginkan," sambungnya.
Didik tak menjelaskan karakter seperti apa yang dimiliki Pagbe. Namun, dari dua laga SCM Cup, pemain asal Kamerun ini nampak lebih taktis dalam build-up permainan. Dia tak terburu dalam membuang bola ke depan.
Sebelumnya, manajemen Persela memilih mengontrak Pagbe untuk melengkapi kuota tiga pemain asingnya. Selain Pagbe, mereka sudah memiliki Balsa Bozovic dan Pedro Javier.
Dalam penjelasannya, manajemen Persela menilai Gancev tak kalah berkualitas ketimbang Pagbe. Namun, mereka tak menemui kesepakatan tentang banderol kontrak dengan eks penggawa Persebaya 1927 ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Segera Lakukan Evaluasi
Bola Indonesia 27 Januari 2015, 21:35
-
Review: Arema Juara SCM Cup 2015
Bola Indonesia 27 Januari 2015, 21:27
-
Persela Fokus Matangkan Strategi Musim Depan
Bola Indonesia 27 Januari 2015, 20:50
-
Persipura: Lancine Kone Penyerang Komplit
Bola Indonesia 27 Januari 2015, 18:49
-
Review: Persela Gagal Beri Kado Untuk LA Mania
Bola Indonesia 27 Januari 2015, 18:42
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR