Bola.net - Kekalahan anak asuhnya 1-4 pada laga perdana mereka di ajang Indonesia Super league 2014 tak membuat Raja Isa kecewa. Pelatih Persijap Jepara ini mengaku anak asuhnya sempat lengah di awal laga.
"Pada dua puluh menit awal laga, kita lengah. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Arema," ujar Raja Isa, dalam konferensi pers usai laga, Senin (03/01).
"Di pertandingan ini, kita sudah tampil maksimal, terutama di babak kedua. Kita main terbuka untuk beri mereka perlawanan. Namun, mereka memang bagus. Selamat buat Arema," sambung pelatih asal Malaysia ini.
Sebelumnya, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Laskar Kalinyamat -julukan Persijap Jepara- tak mampu membendung agresifnya tuan rumah, Arema Cronus. Gol semata wayang Ahmad Noviandani tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan telak 1-4. Gol-gol Arema dicetak Cristian Gonzales, Samsul Arif, Beto Goncalves dan Gustavo Lopez.
Lebih lanjut, Raja Isa mengaku tak risau dengan hasil ini. Menurutnya, kekalahan anak asuhnya bukan karena Evaldo Silva dan kawan-kawan tak memahami taktik yang telah diracik tim pelatih.
"Di pertandingan ini, taktik yang diinstruksikan pelatih dijalankan dengan baik oleh pemain. Namun, mereka kurang konsentrasi. Itu saja," tandasnya. (den/dzi)
"Pada dua puluh menit awal laga, kita lengah. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Arema," ujar Raja Isa, dalam konferensi pers usai laga, Senin (03/01).
"Di pertandingan ini, kita sudah tampil maksimal, terutama di babak kedua. Kita main terbuka untuk beri mereka perlawanan. Namun, mereka memang bagus. Selamat buat Arema," sambung pelatih asal Malaysia ini.
Sebelumnya, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Laskar Kalinyamat -julukan Persijap Jepara- tak mampu membendung agresifnya tuan rumah, Arema Cronus. Gol semata wayang Ahmad Noviandani tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan telak 1-4. Gol-gol Arema dicetak Cristian Gonzales, Samsul Arif, Beto Goncalves dan Gustavo Lopez.
Lebih lanjut, Raja Isa mengaku tak risau dengan hasil ini. Menurutnya, kekalahan anak asuhnya bukan karena Evaldo Silva dan kawan-kawan tak memahami taktik yang telah diracik tim pelatih.
"Di pertandingan ini, taktik yang diinstruksikan pelatih dijalankan dengan baik oleh pemain. Namun, mereka kurang konsentrasi. Itu saja," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bustomi: Arema Cronus Masih Perlu Banyak Berbenah
Bola Indonesia 3 Februari 2014, 23:16
-
Evaldo Silva Akui Persiapan Persijap Mepet
Bola Indonesia 3 Februari 2014, 23:11
-
Highlights ISL: Arema Cronus 4 - 1 Persijap Jepara
Open Play 3 Februari 2014, 22:55
-
Suharno: Kemenangan Arema Berkat Kerja Keras Pemain
Bola Indonesia 3 Februari 2014, 22:45
-
Dihajar Arema, Pelatih Persijap Tak Risau
Bola Indonesia 3 Februari 2014, 22:43
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR