Bola.net - - Ultrasmania Gresik menghujat pelatih Persegres Gresik United, Hanafi saat pertandingan melawan PS TNI di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu . Pelatih asal Malang itu dihujat karena belum mampu memberikan kemenangan.
Bahkan sejumlah suporter yang berada di tribun barat sisi utara menuduh mantan arsitek Perseru Serui itu sebagai bonekanya manajemen. Kata-kata kurang pantas tersebut disuarakan dengan lantang ketika timnya tertinggal dari tamu.
Namun hujatan tersebut tak membuat Hanafi merasa sakit hati, sebab baginya hujatan seperti itu merupakan hal biasa. Bahkan ia merasa bersyukur karena protes yang dilakukan tidak sampai berujung pada tindakan anarkis kepada dirinya.
"Memang itu hak mereka, jadi luar biasa, dia merasa memiliki," ungkap Hanafi kepada awak media usai pertandingan.
"Yang saya takut waktu di depan situ saya harus pakai helm, untung saya gak dilempari, masih bicara gitu, luar biasa semangatnya," imbuh Hanafi.
Menurut pelatih 62 tahun itu, yang namanya suporter selalu berusaha untuk melihat timnya tampil bagus. Jika tidak bisa memenuhi ekspektasi mereka, tentu tim pelatih maupun pemain harus siap menerima kritikan.
"Itulah suporter, dia pengennya tim yang didukung harus betul-betul bagus, tapi peluang gak dimasukkan, pelatih salah, pemain salah juga," pungkasnya.(top/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dihujat Suporter, Hanafi Tak Sakit Hati
Bola Indonesia 29 Oktober 2017, 04:32
-
Kalah Dari PS TNI, Persegres Keluhkan Cuaca
Bola Indonesia 29 Oktober 2017, 03:46
-
Cetak Hattrick, Elio Martins Dapat Pujian
Bola Indonesia 28 Oktober 2017, 23:02
-
PS TNI Waspadai Semangat Juang Persegres
Bola Indonesia 28 Oktober 2017, 04:46 -
Persegres Anggap PS TNI Alami Penurunan di Era pelatih Baru
Bola Indonesia 27 Oktober 2017, 22:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR