
Bola.net - Sepak bola Indonesia tengah berduka. Kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa terjadi tak lama usai pertandingan Arema FC vs Persebaya berakhir.
Persebaya Surabaya mempermalukan Arema FC pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023. Green Force menang 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam.
Para suporter yang tidak terima dengan hasil laga masuk ke lapangan. Situasi selanjutnya kemudian menjadi ricuh.
Pihak kepolisian melepas gas air mata untuk meredam aksi kericuhan. Namun, beberapa gas air mata ditembakkan ke arah tribune justru membuat kepanikan.
Banyak korban jiwa jatuh karena terinjak oleh suporter lain. Akibat kerusuhan tersebut, 127 orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka.
Aturan FIFA soal Gas Air Mata
Polisi menggunakan gas air mata untuk mengendalikan massa. Namun sebenarnya, aturan FIFA justru tak mengizinkan petugas menggunakan gas air mata untuk mengendalikan kerusuhan.
Hal tersebut secara jelas tertulis pada poin 19 yang mengatur tentang petugas keamanan. Dalam aturan petugas disebut dengan istilah 'pitchside stewards'.
- Untuk melindungi para pemain dan ofisial serta menjaga ketertiban umum, mungkin diperlukan penempatan steward dan/atau polisi di sekeliling lapangan permainan. Saat melakukannya, pedoman berikut harus dipertimbangkan : Pramugara di pinggir lapangan
a ) Pramugara atau petugas polisi yang ditempatkan di sekitar lapangan permainan kemungkinan besar akan direkam di televisi , dan oleh karena itu perilaku dan penampilan mereka harus memiliki standar tertinggi setiap saat .
b) Tidak ada senjata api atau "gas pengendali massa" yang boleh dibawa atau digunakan.
d) Jumlah penjaga lapangan dan/atau petugas polisi harus dijaga seminimal mungkin dan berdasarkan penilaian risiko pertandingan, dengan mempertimbangkan perilaku penonton yang diharapkan dan kemungkinan invasi lapangan.
e) Jika ada risiko tinggi terhadap invasi lapangan atau gangguan kerumunan, pertimbangan harus diberikan untuk mengizinkan petugas polisi dan/atau pramugara untuk menempati barisan depan kursi di stadion jika dianggap perlu untuk meningkatkan kehadiran dan kemampuan secara keseluruhan. Jika pendekatan ini akan diadopsi, perhatian harus diberikan untuk memastikan bahwa kursi yang diduduki oleh petugas polisi dan/atau pramugara tidak dijual kepada publik.
Alasan Polisi Menggunakan Gas Air Mata
Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr Nico Afinta menjelaskan pihak keamanan punya alasan kuat menggunakan gas air mata. Menurutnya, suporter sudah mulai bertindak anarkistis dengan melakukan perlawanan kepada petugas dan melakukan pengrusakan kendaaraan.
“Sebenarnya pertandingan berjalan lancar tidak ada kendala. Permasalahan kekecewaan dari penonton, setelah timnya tidak pernah kalah, semalam mengalami kekalahan,” terangnya
"Kekecewaan membuat suporter turun mencari pemain dan tim pelatih. Tindangan pengamanan dan pengalihan sudah dilakukan. Dalam prosesnya ada gas air mata karena sudah mulai anarkis."
Klasemen Liga 1 2022/23
Baca Juga:
- BRI Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Tragedi Stadion Kanjuruhan
- Duka Persebaya Atas Meninggalnya Aremania dalam Kericuhan di Stadion Kanjuruhan
- Imbas Insiden Kanjuruhan, Pertandingan Persib Vs Persija Ditunda
- Tragedi Kanjuruhan Telan Banyak Korban Jiwa, Menpora Minta Suporter Bijak Terima Kekalahan
- Ucapan Duka Klub-klub Liga 1 atas Tragedi Kanjuruhan
- Tragedi Kanjuruhan Makan Korban Jiwa Terbesar di Dunia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komentar Aji Santoso Terkait Insiden di Stadion Kanjuruhan
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 22:11
-
Update Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan: 129 Nyawa Melayang
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 18:54
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR