Bola.net - Kompetisi Indonesia Junior League (IJL) U-11, akhirnya selesai digelar di Lapangan sepak bola Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (22/2). Dalam edisi perdana yang dimulai sejak November lalu tersebut, Persigawa Selatan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tunas Cipta dengan skor 1-0 di babak final.
Duel kedua tim tersebut, disaksikan langsung Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Di menit ke-28 atau 2 menit sebelum laga bubar, Ghaftan Hisyam pecahkan kebuntuan sekaligus membawa Persigawa Selatan menjadi juara IJL musim 2014/2015.
Selain itu, Ghaftan juga meraih top skorer dengan torehan 24. Di kubu Tunas Cipta, kendati gagal raih gelar juara, Alwi merebut gelar Pemain Terbaik.
CEO IJL, Rezza Lubis mengaku bersyukur di musim pertama pelaksanaan hajatnya bisa berjalan lancar. Rezza pun bertekad, pada musim berikutnya mampu mempertahankan ekistens.
"Di musim pertama ini, kami cuma bisa mengakomodasi 20 tim asal Jabodetabek. Di musim berikutnya, kami berencana menambah jumlah peserta jadi 30 tim. Pasalnya, lebih dari 70 tim U-11 ingin berpartisipasi dalam IJL," katanya.
"Selain itu, kami pun tengah mengkalkulasi kemungkinan gelar IJL 2015/2016 di beberapa tempat. Sehingga, tak cuma di Lapangan Waduk Pluit. Musim selanjutnya, dijadwalkan mulai bergulir akhir April 2015, di Kota Bogor dan Depok," beber Rezza.
Lebih jauh, tidak cuma dari sisi jumlah peserta dan lokasi penyelenggaraan, Rezza juga tengah menimbang-nimbang kemungkinan gelar IJL U-13.
Sebelumnya, puncak perhelatan IJL 2014/2015 menyajikan laga perebutan peringkat ketiga dan keempat. Tunas Zebaoth berhak meraih peringkat ketiga dan All Star Galapuri dinobatkan sebagai tim ter-fair play.
Distribusi Gelar:
Juara: Persigawa Selatan
Duel kedua tim tersebut, disaksikan langsung Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Di menit ke-28 atau 2 menit sebelum laga bubar, Ghaftan Hisyam pecahkan kebuntuan sekaligus membawa Persigawa Selatan menjadi juara IJL musim 2014/2015.
Selain itu, Ghaftan juga meraih top skorer dengan torehan 24. Di kubu Tunas Cipta, kendati gagal raih gelar juara, Alwi merebut gelar Pemain Terbaik.
CEO IJL, Rezza Lubis mengaku bersyukur di musim pertama pelaksanaan hajatnya bisa berjalan lancar. Rezza pun bertekad, pada musim berikutnya mampu mempertahankan ekistens.
"Di musim pertama ini, kami cuma bisa mengakomodasi 20 tim asal Jabodetabek. Di musim berikutnya, kami berencana menambah jumlah peserta jadi 30 tim. Pasalnya, lebih dari 70 tim U-11 ingin berpartisipasi dalam IJL," katanya.
"Selain itu, kami pun tengah mengkalkulasi kemungkinan gelar IJL 2015/2016 di beberapa tempat. Sehingga, tak cuma di Lapangan Waduk Pluit. Musim selanjutnya, dijadwalkan mulai bergulir akhir April 2015, di Kota Bogor dan Depok," beber Rezza.
Lebih jauh, tidak cuma dari sisi jumlah peserta dan lokasi penyelenggaraan, Rezza juga tengah menimbang-nimbang kemungkinan gelar IJL U-13.
Sebelumnya, puncak perhelatan IJL 2014/2015 menyajikan laga perebutan peringkat ketiga dan keempat. Tunas Zebaoth berhak meraih peringkat ketiga dan All Star Galapuri dinobatkan sebagai tim ter-fair play.
Distribusi Gelar:
Juara: Persigawa Selatan
Runner up: Tunas Cipta
Peringkat 3: Tunas Zebaoth
Fair play: All Star Galapuri
Top Skorer: Ghaftan Hisyam (Persigawa Selatan/24 gol)
Kiper Terbaik: Sandy Permana (Garuda Putra Bekasi)
Pemain Terbaik: Alwi Batubara (Tunas Cipta)
11 Pemain Terbaik dari 2 Tim All Star IJL 2014/2015: Sandy Permana (Garuda Putra Bekasi), Kristiawan Bagas (Indonesia Muda Utara), Naufal (Tunas Cipta), Noval (Tunas Zeboath), Alwi (Tunas Cipta), Ghaftan Hisyam (Persigawa Selatan), Rizky P (Garuda Putra Bekasi), Adrian Pradigta (All Star Galapuri), M Satria YP (All Star Galapuri), Arya Arif (Chelsea United), Ridho (Tunas Cipta). (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disaksikan Ketum PSSI, Persigawa Selatan Juara IJL U-11
Bola Indonesia 22 Februari 2015, 22:54
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR