
Bola.net - Persitara Jakarta Utara benar-benar tidak ingin kehilangan poin di pertandingan sisa lanjutan kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Indonesia. Hasilnya, Laskar si Pitung mampu memenangkan duel dari PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0, di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Senin (7/5).
Adolfo de Sousa menjadi pahlawan kemenangan Laskar si Pitung. Bomber asal Brasil tersebut membukukan gol kesembilannya di musim ini, ketika pertandingan memasuki menit ke-81. Adolfo memanfaatkan umpan silang yang dikirim Firman Septian dari sektor kiri pertahanan PSIM.
Dapat mengamankan poin penuh dari pemuncak klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LI, membuat Laskar si Pitung lolos ke babak delapan besar, kendati masih berada di posisi ke enam. Tambahan tiga poin, kini perolehan poin Patricio Jimenez dan kawan-kawan menyamai Persip Pekalongan (23 poin) yang berada di peringkat kelima.
"Memang perjuangan kami masih panjang untuk mengamankan posisi empat besar. Tapi yang pasti, kami sudah melewati dua pertandingan berat, melawan Persebaya dan PSIM dengan kemenangan," ujar Manager Persitara, Sopyan Wartabone, kepada Bola.net usai laga.
Menurut Sopyan, sisa laga Persitara dinilai relatif ringan kecuali laga melawan Persiku Kudus di kandangnya, jelang berakhirnya kompetisi.
"Lawan Persita sebenarnya berat. Tapi, lawan Persita kita main di Stadion Tugu. Laga berikutnya, kami harus dapat poin penuh di kandang PSGL di Gayo Lues," tandasnya.
Duel kontra Laskar Mataram- julukan PSIM- memang sangat berat. Ditambah dengan kondisi lapangan Stadion Tugu yang berlumpur dan licin usai guyur hujan. Akibatnya, kedua tim harus mengerahkan seluruh tenaganya sepanjang pertandingan.
Meski kondisi lapangan cukup berat, namun tidak membuat anak-anak Laskar si Pitung tampil loyo. Tim besutan Syamsul Bachri langsung keluar menyerang sejak peluit kickoff ditiup wasit Sabrani.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit, Hiu Biru Utara- sebutan lain Persitara- Supra Lestusen mendapat peluang. Tapi sayang, tendangan kerasnya masih melambung di mistar gawang PSIM yang dikawal Oni Kurniawan. Selang beberapa menit, giliran Adolfo yang mengancam gawang PSIM. Kubu tim tamu masih bisa bernafas setelah tendangan Adolfo membentur mistar gawang.
Di babak pertama, PSIM mendapat peluang melalui bomber andalannya, Emele Linkers. Terhitung, dua kali Linkers melepaskan tendangan. Karena kondisi lapangan yang kurang baik, tidak satu pun tendangan Linkers yang mengarah ke gawang. Hingga turun minum, skor kacamata tak berubah.
Di babak kedua, pelatih Persitara Syamsul mengintruksikan Patricio Jimenez dan kawan-kawan meningkatkan intensitas serangannya.
Supaya dapat mencetak gol, Syamsul memasukkan Sunny Alifudin menggantikan Julio Edoardo yang sudah tampak kelelahan. Hasilnya, sejumlah peluang berhasil di dapat, di antaranya peluang dari Firman Septian menit ke-60. Lagi-lagi, gawang PSIM diselamatkan mistar gawang.
Zamroni juga mempunyai peluang emas di menit ke-71 hasil dari bola liar. Sayang, tendangannya masih lemah dan berhasil ditepis penjaga gawang Oni Kurniawan.
Menyerang dengan kekuatan penuh, membuat benteng pertahanan tuan rumah melompong. Gawang Laskar si Pitung nyaris kebobolan ketika PSIM melakukan serangan balik. Beruntung, Cristian Adelmund tak mampu memanfaatkan peluang emas itu setelah tendangannya mampu diantisipasi penjaga gawang Persitara Fredy Herlambang.
Ancaman gol dari tim tamu tak membuat Laskar si Pitung mengendorkan serangannya. Mereka terus menggempur benteng pertahanan PSIM melalui dua pemain sayap. Alhasil, sepuluh menit sebelum bubaran, Adolfo mencetak gol satu-satunya dalam laga itu.
"Kami memang berusaha sekuat tenaga untuk dapat memenangkan pertandingan ini. Kami ingin menjaga peluang lolos ke babak delapan besar," tandas Syamsul.
Sementara itu, pelatih PSIM Hanafing mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Tugu. Karena lapangan, Nova Zaenal dan kawan-kawan sulit mengembangkan permainan.
"Kondisi lapangan sangat tidak layak. Kami nyaris tidak mau bertanding dengan kondisi lapangan seperti itu. Tapi kami terlanjur ada di sini, akhirnya kami putuskan tetap bermain," kata Hanafing.
Dia mengaku tidak masalah di dua laga away, anak asuhnya pulang dengan tangan hampa. Mantan arsitek PSM Makassar tersebut mengatakan, peluang Laskar Mataram bisa lolos ke babak delapan besar masih terbuka lebar.
"Kami masih memimpin di klasemen," pungkasnya. (esa/dzi)
Adolfo de Sousa menjadi pahlawan kemenangan Laskar si Pitung. Bomber asal Brasil tersebut membukukan gol kesembilannya di musim ini, ketika pertandingan memasuki menit ke-81. Adolfo memanfaatkan umpan silang yang dikirim Firman Septian dari sektor kiri pertahanan PSIM.
Dapat mengamankan poin penuh dari pemuncak klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LI, membuat Laskar si Pitung lolos ke babak delapan besar, kendati masih berada di posisi ke enam. Tambahan tiga poin, kini perolehan poin Patricio Jimenez dan kawan-kawan menyamai Persip Pekalongan (23 poin) yang berada di peringkat kelima.
"Memang perjuangan kami masih panjang untuk mengamankan posisi empat besar. Tapi yang pasti, kami sudah melewati dua pertandingan berat, melawan Persebaya dan PSIM dengan kemenangan," ujar Manager Persitara, Sopyan Wartabone, kepada Bola.net usai laga.
Menurut Sopyan, sisa laga Persitara dinilai relatif ringan kecuali laga melawan Persiku Kudus di kandangnya, jelang berakhirnya kompetisi.
"Lawan Persita sebenarnya berat. Tapi, lawan Persita kita main di Stadion Tugu. Laga berikutnya, kami harus dapat poin penuh di kandang PSGL di Gayo Lues," tandasnya.
Duel kontra Laskar Mataram- julukan PSIM- memang sangat berat. Ditambah dengan kondisi lapangan Stadion Tugu yang berlumpur dan licin usai guyur hujan. Akibatnya, kedua tim harus mengerahkan seluruh tenaganya sepanjang pertandingan.
Meski kondisi lapangan cukup berat, namun tidak membuat anak-anak Laskar si Pitung tampil loyo. Tim besutan Syamsul Bachri langsung keluar menyerang sejak peluit kickoff ditiup wasit Sabrani.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit, Hiu Biru Utara- sebutan lain Persitara- Supra Lestusen mendapat peluang. Tapi sayang, tendangan kerasnya masih melambung di mistar gawang PSIM yang dikawal Oni Kurniawan. Selang beberapa menit, giliran Adolfo yang mengancam gawang PSIM. Kubu tim tamu masih bisa bernafas setelah tendangan Adolfo membentur mistar gawang.
Di babak pertama, PSIM mendapat peluang melalui bomber andalannya, Emele Linkers. Terhitung, dua kali Linkers melepaskan tendangan. Karena kondisi lapangan yang kurang baik, tidak satu pun tendangan Linkers yang mengarah ke gawang. Hingga turun minum, skor kacamata tak berubah.
Di babak kedua, pelatih Persitara Syamsul mengintruksikan Patricio Jimenez dan kawan-kawan meningkatkan intensitas serangannya.
Supaya dapat mencetak gol, Syamsul memasukkan Sunny Alifudin menggantikan Julio Edoardo yang sudah tampak kelelahan. Hasilnya, sejumlah peluang berhasil di dapat, di antaranya peluang dari Firman Septian menit ke-60. Lagi-lagi, gawang PSIM diselamatkan mistar gawang.
Zamroni juga mempunyai peluang emas di menit ke-71 hasil dari bola liar. Sayang, tendangannya masih lemah dan berhasil ditepis penjaga gawang Oni Kurniawan.
Menyerang dengan kekuatan penuh, membuat benteng pertahanan tuan rumah melompong. Gawang Laskar si Pitung nyaris kebobolan ketika PSIM melakukan serangan balik. Beruntung, Cristian Adelmund tak mampu memanfaatkan peluang emas itu setelah tendangannya mampu diantisipasi penjaga gawang Persitara Fredy Herlambang.
Ancaman gol dari tim tamu tak membuat Laskar si Pitung mengendorkan serangannya. Mereka terus menggempur benteng pertahanan PSIM melalui dua pemain sayap. Alhasil, sepuluh menit sebelum bubaran, Adolfo mencetak gol satu-satunya dalam laga itu.
"Kami memang berusaha sekuat tenaga untuk dapat memenangkan pertandingan ini. Kami ingin menjaga peluang lolos ke babak delapan besar," tandas Syamsul.
Sementara itu, pelatih PSIM Hanafing mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Tugu. Karena lapangan, Nova Zaenal dan kawan-kawan sulit mengembangkan permainan.
"Kondisi lapangan sangat tidak layak. Kami nyaris tidak mau bertanding dengan kondisi lapangan seperti itu. Tapi kami terlanjur ada di sini, akhirnya kami putuskan tetap bermain," kata Hanafing.
Dia mengaku tidak masalah di dua laga away, anak asuhnya pulang dengan tangan hampa. Mantan arsitek PSM Makassar tersebut mengatakan, peluang Laskar Mataram bisa lolos ke babak delapan besar masih terbuka lebar.
"Kami masih memimpin di klasemen," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persitara Bertekad Rebut Puncak Klasemen
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 23:54
-
Divisi Utama (LI): Gol Tunggal Adolfo Menangkan Persitara
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 22:30
-
Divisi Utama (LI): Persis Tahan Imbang Persita
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 22:45
-
Tak Punya Dana, Persiku Tolak Jadi Tuan Rumah Delapan Besar
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 08:35
LATEST UPDATE
-
Masih Jadi Andalan, MU Harus Kurangi Ketergantungan pada Bruno Fernandes!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:30
-
Tempat Menonton Hull City vs Manchester United di Liga Inggris, 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:28
-
Link Streaming Hull City vs Manchester United Hari Ini, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:15
-
Bruno Guimaraes Alami Cedera, Seberapa Parah dan Kapan Comeback di Arsenal?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:00
-
Aston Villa Hubungi MU, Ingin Angkut Pemain Ini
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 16:30
-
Prediksi Elche vs Barcelona 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 16:24
-
Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Inter Milan: Gak Dulu!
Liga Italia 22 Agustus 2026, 16:00
-
Carlos Baleba OTW MU, Hari Ini Langsung Tes Medis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 15:30
-
Prediksi Torino vs AC Milan 24 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 15:24
-
Arema FC Resmi Perkenalkan Mauro Zijlstra jadi Pemain Baru
Bola Indonesia 22 Agustus 2026, 15:20
-
Prediksi Susunan Pemain Hull City vs Manchester United: Mbeumo Jadi Andalan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 14:24
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
Liga Italia 22 Agustus 2026, 13:24
-
Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026, 12:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR