
Bola.net - Persebaya Surabaya kembali mampu menaklukkan PS Bengkulu 2-0 di laga lanjutan Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI). Kemenangan di Stadion Semarak Bengkulu, Senin (07/5) ini adalah yang perdana bagi palatih anyar mereka Freddy Mulli.
Pertandingan yang disaksikan ribuan penonton ini berlangsung panas. Laga baru berjalan tujuh menit, pemain tuan rumah, Nova Hermawan sudah mendapat kartu kuning dari wasit Hipni asal Jakarta Utara.
Kerasnya permainan tim berjuluk Laskar Tobo Kito itu malah membuat Bajul Ijo leluasa menyerang. Hasilnya, Persebaya pada menit ke-13 mereka mampu unggul terlebih dahulu melalui Annoure Richard Obiora. Skor berubah 0-1 untuk tim asuhan Freddy Mulli.
Kartu kuning kembali keluar dari saku wasit. Kali ini untuk kapten Persebaya DU, Cucu Hidayat karena kedapatan menyikut salah satu pemain tuan rumah. Sebelumnya ia juga melanggar K.G Ray Juniansyah. Dan, pertandingan pun berjalan kian keras.
Di menit ke-23 tim tamu harus kehilangan Anton Irawan yang mengalami cedera lutut akibat dilanggar pemain Bengkulu. Freddy pun memasukkan Supaham untuk menggantikan Anton, dan skor 0-1 masih bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, tuan rumah berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Rotasi pun dilakukan. Pelatih PS Bengkulu, M Nasir memasukkan bek muda, Alessandro Altobeli untuk menggantikan gelandang Dyangga Yureztyo pada menit ke-58. Semenit berikutnya, Nova Hermawan mendapatkan peluang, namun masih gagal berbuah gol.
Di pertengahan babak kedua ini permainan keras kembali terjadi. Benturan-benturan antar pemain kedua tim tak dapat dihindarkan. Puncaknya ketika striker Nova Hermawan diusir wasit Hipni asal Jakarta Utara setelah menerima kartu kuning kedua.
Unggul jumlah pemain, Bajul Ijo kian gencar melakukan serangan. Semenit berselang dari kartu merah Nova tadi, atau tepatnya menit ke-64, Basuki menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk Persebaya DU.
Tak terima timnya kalah, suporter tuan rumah pun menghujani bangku pemain Persebaya DU dengan lemparan botol. Kondisi makin panas ketika wasit juga memberikan kartu merah untuk gelandang tim tamu, Wahyu Setianto. Persebaya DU sempat protes dengan hal ini dan membuat laga dihentikan di menit ke-65.
Setelah lima menit terhenti, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk Persebaya DU masih bertahan. Freddy pun sukses mempersembahkan kemenangan perdananya di laga keduanya selama menangani Basuki dan kawan-kawan. (fjr/dzi)
Pertandingan yang disaksikan ribuan penonton ini berlangsung panas. Laga baru berjalan tujuh menit, pemain tuan rumah, Nova Hermawan sudah mendapat kartu kuning dari wasit Hipni asal Jakarta Utara.
Kerasnya permainan tim berjuluk Laskar Tobo Kito itu malah membuat Bajul Ijo leluasa menyerang. Hasilnya, Persebaya pada menit ke-13 mereka mampu unggul terlebih dahulu melalui Annoure Richard Obiora. Skor berubah 0-1 untuk tim asuhan Freddy Mulli.
Kartu kuning kembali keluar dari saku wasit. Kali ini untuk kapten Persebaya DU, Cucu Hidayat karena kedapatan menyikut salah satu pemain tuan rumah. Sebelumnya ia juga melanggar K.G Ray Juniansyah. Dan, pertandingan pun berjalan kian keras.
Di menit ke-23 tim tamu harus kehilangan Anton Irawan yang mengalami cedera lutut akibat dilanggar pemain Bengkulu. Freddy pun memasukkan Supaham untuk menggantikan Anton, dan skor 0-1 masih bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, tuan rumah berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Rotasi pun dilakukan. Pelatih PS Bengkulu, M Nasir memasukkan bek muda, Alessandro Altobeli untuk menggantikan gelandang Dyangga Yureztyo pada menit ke-58. Semenit berikutnya, Nova Hermawan mendapatkan peluang, namun masih gagal berbuah gol.
Di pertengahan babak kedua ini permainan keras kembali terjadi. Benturan-benturan antar pemain kedua tim tak dapat dihindarkan. Puncaknya ketika striker Nova Hermawan diusir wasit Hipni asal Jakarta Utara setelah menerima kartu kuning kedua.
Unggul jumlah pemain, Bajul Ijo kian gencar melakukan serangan. Semenit berselang dari kartu merah Nova tadi, atau tepatnya menit ke-64, Basuki menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk Persebaya DU.
Tak terima timnya kalah, suporter tuan rumah pun menghujani bangku pemain Persebaya DU dengan lemparan botol. Kondisi makin panas ketika wasit juga memberikan kartu merah untuk gelandang tim tamu, Wahyu Setianto. Persebaya DU sempat protes dengan hal ini dan membuat laga dihentikan di menit ke-65.
Setelah lima menit terhenti, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk Persebaya DU masih bertahan. Freddy pun sukses mempersembahkan kemenangan perdananya di laga keduanya selama menangani Basuki dan kawan-kawan. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persitara Bertekad Rebut Puncak Klasemen
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 23:54
-
Divisi Utama (LI): Gol Tunggal Adolfo Menangkan Persitara
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 22:30
-
Divisi Utama (LI): Persis Tahan Imbang Persita
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 22:45
-
Tak Punya Dana, Persiku Tolak Jadi Tuan Rumah Delapan Besar
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 08:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 11:53
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR