Djanur, begitu ia akrab disapa, ialah pelatih yang sukses memberikan gelar juara untuk Persib di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu. Kini, setelah Atep Rizal dan kawan-kawan mengalami start kompetisi yang buruk, kehadiran Djanur kembali dirindukan.
Saat dikonfirmasi tentang kans Djanur kembali tangani tim, manajer Persib, Umuh Muchtar coba mengelak. "Jangan dulu bicara itu. Masih terlalu dini. Saya belum terpikir siapa yang ganti. Masih ada si Heri," ucap Umuh. Sejauh ini, Umuh mempercayakan asisten pelatih Heri Setiawan untuk menjadi caretaker.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dejan sudah pamit mundur setelah Persib dikalahkan BSU. Bagi Umuh, ini adalah permainan terburuk dalam sejarah Persib. "Dia bukan dipecat atau diberhentikan. Tapi mengundurkan diri. Tidak ada perpecahan di dalam tim. Kita tidak saling menyalahkan," tutupnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zulham Zamrun Ingin Djadjang Nurjaman Kembali Latih Persib
Bola Indonesia 13 Juni 2016, 22:19
-
Djanur Balik ke Persib, ini Kata Umuh
Bola Indonesia 13 Juni 2016, 13:45
-
Soal Penganti Dejan, Pemain Persib Serahkan ke Manajemen
Bola Indonesia 12 Juni 2016, 18:50
-
Dejan Mundur, Penggawa Persib Kompak Tutup Mulut
Bola Indonesia 12 Juni 2016, 17:30
-
Tiga Kunci Kemenangan BSU Atas Persib
Bola Indonesia 12 Juni 2016, 12:16
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR