
Bola.net - Klub mana yang akan mewakili Indonesia di ajang Liga Champions Asia (LCA) musim depan masih menjadi perdebatan seru.
Hanya mendapatkan satu kuota saja untuk musim depan. Dilema muncul karena saat ini di Indonesia terdapat dua kompetisi yang sedang bergulir dan dipastikan ada dua juara dari dua kompetisi tertinggi di Indonesia.
Semen Padang menjadi jawara di kompetisi Indonesia Premier League. Sementara di Indonesia Super League, Sriwijaya FC sukses menjadi kampiun.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menegaskan bahwa yang berhak mewakili Indonesia adalah tim yang berasal dari kompetisi yang diakui FIFA. Artinya Semen Padang akan menjadi wakil Indonesia di kompetisi tingkat Asia musim depan.
“Sebenarnya ini bukan sebuah polemik. Mengenai siapa yang akan mewakili Indonesia, saya rasa Anda sudah tahu jawabannya. Tim dari kompetisi yang diakui konfederasi resmi, ya itulah yang akan mendapatkan tiket,” ujar Djohar usai melihat ujicoba Timnas U-22 beberapa waktu lalu.
Beberapa kalangan menilai bahwa opsi play off akan menjadi alternatif paling adil untuk memutuskan tim mana yang paling pantas mewakili Indonesia. Namun,dalam kesempatan tersebut Djohar Arifin menegaskan bahwa opsi play off tidak akan menjadi pilihan, meskipun nantinya sudah tidak terjadi dualisme lagi. (hj/dzi)
Hanya mendapatkan satu kuota saja untuk musim depan. Dilema muncul karena saat ini di Indonesia terdapat dua kompetisi yang sedang bergulir dan dipastikan ada dua juara dari dua kompetisi tertinggi di Indonesia.
Semen Padang menjadi jawara di kompetisi Indonesia Premier League. Sementara di Indonesia Super League, Sriwijaya FC sukses menjadi kampiun.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menegaskan bahwa yang berhak mewakili Indonesia adalah tim yang berasal dari kompetisi yang diakui FIFA. Artinya Semen Padang akan menjadi wakil Indonesia di kompetisi tingkat Asia musim depan.
“Sebenarnya ini bukan sebuah polemik. Mengenai siapa yang akan mewakili Indonesia, saya rasa Anda sudah tahu jawabannya. Tim dari kompetisi yang diakui konfederasi resmi, ya itulah yang akan mendapatkan tiket,” ujar Djohar usai melihat ujicoba Timnas U-22 beberapa waktu lalu.
Beberapa kalangan menilai bahwa opsi play off akan menjadi alternatif paling adil untuk memutuskan tim mana yang paling pantas mewakili Indonesia. Namun,dalam kesempatan tersebut Djohar Arifin menegaskan bahwa opsi play off tidak akan menjadi pilihan, meskipun nantinya sudah tidak terjadi dualisme lagi. (hj/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sriwijaya FC Siap Tebus Dua Kekalahan
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 19:00
-
Sriwijaya FC Incar Poin Penuh di Dua Laga Terakhir
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 17:55
-
Slank Urung Ramaikan Perang Bintang ISL
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 15:35
-
Djohar: Semen Padang Wakil Indonesia di LCA
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 08:30
-
ISL Review: Gol Tunggal Zaenal Arif Kalahkan Sriwijaya
Bola Indonesia 28 Juni 2012, 17:48
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR