Bola.net - Mantan pemain dan juga pengamat sepakbola nasional, Imran Nahumarury, menilai kebijakan Tim Transisi yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) semakin membingungkan. Bahkan, membuat gaduh dengan mengancam akan menghambat pelaksanaan Pra PON yang mulai berlangsung akhir pekan ini.
Sebelumnya, Tim Transisi menginginkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI melaporkan dan melakukan komunikasi dalam hal pelaksanaan Pra PON. Yakni, ditegaskan dalam surat bernomor 175/TT-KEMENPORA/IX/2015 kepada seluruh Asprov supaya tunduk di bawah Tim Transisi. Jika dilanggar, maka mereka akan mengambil tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Sudah jelas, pelaksanaan Pra PON itu yang melaksanakan PSSI. Hal ini berdasarkan surat KONI kepada PSSI beberapa waktu lalu. Jadwal dan tempat pelaksanaan Pra PON juga sudah dibuat PSSI. Namun Tim Transisi sewenang-wenang menyuruh Asprov agar melaporkan dan melakukan komunikasi kepada mereka dahulu," kata Imran.
"Kalaupun Tim Transisi akan menghambat pelaksanaan Pra PON saya kira itu sangat tidak baik dan yang pasti bakal menganggu persiapan tim-tim yang akan bermain. Saat ini harusnya Tim Transisi sadar dan tidak perlu membuat kegaduhan yang tidak penting seperti ini. Karena, pelaksanaan Pra PON tinggal hitungan hari lagi," tambah mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut.
Lebih jauh diutarakannya, sangat berharap Pra PON berjalan lancar tanpa adanya hambatan atau kendala. "Kasihan para Asprov yang sudah menyiapkan tim sejak lama. Karena itu, jangan sampai dihambat oleh Tim Transisi," tutup Imran.
Penyelenggaraan babak kualifikasi PON rencananya akan berlangsung Oktober hingga November 2015. PSSI membagi Pra PON ke dalam enam zona, yakni, Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua. [initial]
(esa/pra)
Sebelumnya, Tim Transisi menginginkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI melaporkan dan melakukan komunikasi dalam hal pelaksanaan Pra PON. Yakni, ditegaskan dalam surat bernomor 175/TT-KEMENPORA/IX/2015 kepada seluruh Asprov supaya tunduk di bawah Tim Transisi. Jika dilanggar, maka mereka akan mengambil tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Sudah jelas, pelaksanaan Pra PON itu yang melaksanakan PSSI. Hal ini berdasarkan surat KONI kepada PSSI beberapa waktu lalu. Jadwal dan tempat pelaksanaan Pra PON juga sudah dibuat PSSI. Namun Tim Transisi sewenang-wenang menyuruh Asprov agar melaporkan dan melakukan komunikasi kepada mereka dahulu," kata Imran.
"Kalaupun Tim Transisi akan menghambat pelaksanaan Pra PON saya kira itu sangat tidak baik dan yang pasti bakal menganggu persiapan tim-tim yang akan bermain. Saat ini harusnya Tim Transisi sadar dan tidak perlu membuat kegaduhan yang tidak penting seperti ini. Karena, pelaksanaan Pra PON tinggal hitungan hari lagi," tambah mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut.
Lebih jauh diutarakannya, sangat berharap Pra PON berjalan lancar tanpa adanya hambatan atau kendala. "Kasihan para Asprov yang sudah menyiapkan tim sejak lama. Karena itu, jangan sampai dihambat oleh Tim Transisi," tutup Imran.
Penyelenggaraan babak kualifikasi PON rencananya akan berlangsung Oktober hingga November 2015. PSSI membagi Pra PON ke dalam enam zona, yakni, Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Timnas Desak Tim Transisi Tak Halangi Gelaran Pra-PON
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 04:40
-
Bengkulu Antusias Gelar Liga Pelajar U-14 Piala Menpora
Bola Indonesia 2 Oktober 2015, 04:04
-
Menpora Targetkan Kisruh Sepakbola Nasional Selesai Maret 2016
Bola Indonesia 1 Oktober 2015, 14:48
-
Terkait Kedatangan Delegasi FIFA, Kemenpora Anggap Wajar Klaim PSSI
Bola Indonesia 29 September 2015, 17:17
-
Utusan FIFA dan AFC Akan ke Indonesia, Kemenpora Gembira
Bola Indonesia 28 September 2015, 14:12
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR