
Bola.net - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) enteng menanggapi klaim PSSI, bahwa kedatangan delegasi FIFA dan AFC adalah inisiatif mereka. Mereka menganggap klaim PSSI ini adalah hal biasa.
"Klaim itu dianggap oleh Kemenpora sebagai hal biasa dan sah-sah saja," ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Kemenpora tidak ingin saling berbantahan dengan PSSI dalam konteks tersebut. Tidak ada gunanya mengingat suasananya sudah cenderung agak kondusif," sambungnya.
Sebelumnya, santer tersiar kabar bahwa delegasi FIFA -dan juga AFC- bakal mengunjungi Indonesia. Dalam situs resmi FIFA disebut ada tiga delegasi yang akan mengunjungi Indonesia. Mereka adalah Kohzo Tashima, Prince Abdullah dan Mariano Araneta.
Lebih lanjut, meski menganggap klaim PSSI adalah hal wajar, Gatot membeber fakta di balik kedatangan delegasi FIFA. Menurutnya, tim FIFA dan AFC tersebut memastikan datang ke Indonesia setelah Menpora Imam Nahrawi diterima oleh Presiden OCA (Olympic Council of Asia) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah di Ashgabat, ibukota Turkmenistan, pada tanggal 15 September 2015.
Pertemuan ini berlangsung sebelum pembukaan General Assembly OCA di Ashgabat. Saat itu, selain update persiapan Asian Games 2018, delegasi Indonesia juga membicarakan inisiatif Sheikh Ahmad yang kebetulan juga merupakan salah satu anggota Exco FIFA untuk turut menyelesaikan masalah sepakbola Indonesia secepatnya karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
"Itulah sebabnya, seusai Menpora Imam Nahrawi menyampaikan paparannya tentang kesiapan Indonesia menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018, Presiden OCA menyatakan, meskipun Indonesia sedang menghadapi masalah persepakbolaan nasionalnya terkait sanksi FIFA, namun Indonesia akan dapat segera menyelesaikan masalah tersebut," tandas Gatot. [initial]
(den/asa)
"Klaim itu dianggap oleh Kemenpora sebagai hal biasa dan sah-sah saja," ujar Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Kemenpora tidak ingin saling berbantahan dengan PSSI dalam konteks tersebut. Tidak ada gunanya mengingat suasananya sudah cenderung agak kondusif," sambungnya.
Sebelumnya, santer tersiar kabar bahwa delegasi FIFA -dan juga AFC- bakal mengunjungi Indonesia. Dalam situs resmi FIFA disebut ada tiga delegasi yang akan mengunjungi Indonesia. Mereka adalah Kohzo Tashima, Prince Abdullah dan Mariano Araneta.
Lebih lanjut, meski menganggap klaim PSSI adalah hal wajar, Gatot membeber fakta di balik kedatangan delegasi FIFA. Menurutnya, tim FIFA dan AFC tersebut memastikan datang ke Indonesia setelah Menpora Imam Nahrawi diterima oleh Presiden OCA (Olympic Council of Asia) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah di Ashgabat, ibukota Turkmenistan, pada tanggal 15 September 2015.
Pertemuan ini berlangsung sebelum pembukaan General Assembly OCA di Ashgabat. Saat itu, selain update persiapan Asian Games 2018, delegasi Indonesia juga membicarakan inisiatif Sheikh Ahmad yang kebetulan juga merupakan salah satu anggota Exco FIFA untuk turut menyelesaikan masalah sepakbola Indonesia secepatnya karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
"Itulah sebabnya, seusai Menpora Imam Nahrawi menyampaikan paparannya tentang kesiapan Indonesia menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018, Presiden OCA menyatakan, meskipun Indonesia sedang menghadapi masalah persepakbolaan nasionalnya terkait sanksi FIFA, namun Indonesia akan dapat segera menyelesaikan masalah tersebut," tandas Gatot. [initial]
Baca Juga
- Abaikan Tim Transisi, PSSI Minta Asprov Tetap Siapkan Pra PON
- PSSI Klaim Surat Tim Transisi Kepada Asprov PSSI Sebagai Teror
- Dalami Match Fixing, Komdis PSSI Bakal Panggil Andi Darussalam
- Komdis PSSI Masih Tunggu Keterangan PSIS Semarang
- Utusan FIFA dan AFC Akan ke Indonesia, Kemenpora Gembira
- PSSI Sebut FIFA Berpotensi Cabut Sanksi Dari Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terkait Kedatangan Delegasi FIFA, Kemenpora Anggap Wajar Klaim PSSI
Bola Indonesia 29 September 2015, 17:17
-
Abaikan Tim Transisi, PSSI Minta Asprov Tetap Siapkan Pra PON
Bola Indonesia 29 September 2015, 15:43
-
PSSI Klaim Surat Tim Transisi Kepada Asprov PSSI Sebagai Teror
Bola Indonesia 29 September 2015, 15:09
-
Dalami Match Fixing, Komdis PSSI Bakal Panggil Andi Darussalam
Bola Indonesia 29 September 2015, 11:39
-
Komdis PSSI Masih Tunggu Keterangan PSIS Semarang
Bola Indonesia 29 September 2015, 11:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR