"Saat kami membuat gol cepat, anak-anak berubah dari konsep yang saya mau. Saya minta kepada anak-anak agar bermain di garis tengah lapangan, 3/4 ke depan itu melakukan passing," ujar pelatih Electric PLN, Vennard Hutabarat kepada usai pertandingan.
"Tapi ketika sudah gol, anak-anak bermain di area zona kami. Akhirnya lawan bisa mendapatkan kesempatan ball possession," tambahnya.
Vennard mengakui anak asuhnya sempat kaget saat tertinggal dua gol. Namun berkat ketenangan bermain, timnya mampu membalikkan keadaan dan sukses meraih kemenangan perdana.
"Di babak istirahat, saya bilang kepada anak-anak bahwa jangan pernah berubah dari konsep yang saya mau. Akhirnya anak-anak bisa tampil lepas, lebih bagus dari babak pertama dan dengan perjuangan keras bisa merubah keadaan," tutupnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Electric PLN Padamkan Asa Jaya Kencana
Bola Indonesia 6 Februari 2016, 23:11
-
Jebolan Tim SAD Uruguay Ini Banting Stir ke Futsal
Bola Indonesia 4 Februari 2016, 14:05
-
Lupakan Sepakbola, Wonderkid Papua Ini Nikmati Peran Baru di Electric PLN
Bola Indonesia 4 Februari 2016, 13:45
-
Kiper Timnas, Jabat Kapten Tim Futsal Electric PLN
Olahraga Lain-Lain 3 Februari 2016, 23:18
-
Ini Cara Electric PLN Tunjukkan Kekompakan
Olahraga Lain-Lain 3 Februari 2016, 23:10
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR